Piala Thomas: Konsentrasi Tommy Buyar Akibat Mengelap Lapangan

Oleh Muhammad Wirawan Kusuma pada 22 Mei 2016, 14:20 WIB
Diperbarui 22 Mei 2016, 14:20 WIB
Tommy Sugiarto
Tunggal Indonesia, Tommy Sugiarto, mengaku kehilangan konsentrasi sehingga takluk dari Viktor Axelsen pada laga pertama final Piala Thomas 2016, Minggu (22/5/2016). (PBSI)

Bola.com, Kunshan - Tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, mengaku konsentrasinya buyar ketika kalah 17-21, 18-21 dari Viktor Axelsen pada pertandingan pertama final Piala Thomas 2016 di Kunshan Sports Center, Minggu (22/5/2016).

Pada laga ini, Tommy tertinggal 17-21 pada gim pertama. Namun, dia berusaha bangkit pada gim kedua. Tommy sempat memimpin 16-13. Namun, konsentrasinya pecah karena perlakuan wasit.

Tommy terpaksa mengelap lapangan dengan handuknya sendiri karena permintaannya kepada wasit agar lapangannya dibersihkan kerap ditolak. Setelah insiden itu, permainan pemain 27 tahun tersebut menurun drastis.

Tommy kerap melakukan sendiri dan memberikan poin mudah buat Axelsen. Hasilnya, tunggal Denmark itu berbalik unggul hingga memenangi partai pertama dengan skor 21-18.

"Saat memimpin pada gim kedua, saya tidak bisa mengontrol keadaan karena lapangan yang licin sekali. Saya izin wasit supaya lapangan saya dilap, tetapi tidak diizinkan, sampai saya harus mengelapnya sendiri. Saat itulah konsentrasi saya buyar," kata Tommy seperti dikutip situs resmi PBSI.

Meski demikian, Tommy mengakui permainan Axelsen memang lebih baik. Dia berharap Indonesia tetap bisa menjadi juara lewat perjuangan rekan-rekan yang lain.

"Axelsen bermain menyerang dan dia terus menekan, dia juga lebih tenang jelang akhir gim kedua. Namun saya yakin tim Indonesia masih punya peluang, perjalanan masih panjang. Saya harap teman-teman bisa tampil tenang," ungkap Tommy.

Hingga berita ini diturunkan, tim Thomas Indonesia sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lawan Denmark. Poin Merah Putih dipersembahkan pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang mengalahkan Mads Pieler Kolding/Mads Conrad-Petersen pada partai kedua.

Bola Beli: Seberapa Nyaman Sepatu Lari Wanita Asics Gel-Contend 6? Ini Ulasannya