BWF Super Series Finals: Praveen / Debby Makin Percaya Diri

Oleh Oka Akhsan pada 14 Des 2016, 17:27 WIB
Diperbarui 14 Des 2016, 17:27 WIB
BWF Super Series Finals 2016
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, mengaku lebih percaya diri setelah meraih kemenangan pertama pada Grup A ajang BWF Super Series Finals 2016 di Dubai, UEA, Rabu (14/12/2016). (PBSI)

Bola.com, Dubai - Dua wakil Indonesia, yaitu ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto, mengaku jadi lebih percaya diri setelah memenangi laga pertama fase grup ajang BWF Super Series Finals 2016.

Kevin/Marcus memenangi duel melawan sesama pemain pelatnas PBSI, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, pada laga pembuka Grup A nomor ganda putra. Bermain di Hamdan Sports Complex, Dubai, UEA, Rabu (14/12/2016), Kevin/Marcus menang rubber game 21-18, 17-21, 21-14.

"Pastinya kami senang karena ini merupakan awal yang baik dan penting buat kami. Kemenangan ini juga membuat kami lebih percaya diri. Pada laga berikutnya kami harus lebih percaya diri, tapi tak boleh berlebihan," kata Kevin seperti dikutip dari situs resmi PBSI.

Sementara itu, Praveen/Debby sukses meraih kemenangan pertama atas Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Lebih siap, Praveen/Debby sukses membungkam Tontowi/Liliyana 21-11, 21-12 dalam waktu hanya 24 menit pada laga pembuka Grup A nomor ganda campuran.

"Rasa percaya diri pasti ada lebihnya setelah menang hari ini karena kami sudah punya bekal. Namun, kami tak boleh kelewat percaya diri dan malah terlalu santai pada pertandingan berikutnya. Bagaimana pun caranya kami harus jadi juara atau runner-up grup supaya bisa lolos ke semifinal," ujar Debby.

Pada laga kedua, Kamis (15/12/2016), Kevin/Marcus akan berhadapan dengan pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding. Kedua pasangan ini baru sekali bertemu di All England 2015. Kala itu, Kevin/Marcus kalah 11-21, 21-10, 13-21.

"Kami akan lihat dulu bagaimana permainan mereka dan mengatur strategi lagi. Yang terpenting kami tak boleh kendor karena hari ini kami sempat kendor sehingga kalah pada gim kedua," kata Marcus.

Di sisi lain, Praveen/Debby akan menantang unggulan pertama asal Korea Selatan, Ko Sung-hyun/Kim Ha-na. Secara rekor pertemuan, Praveen/Debby masih kalah tipis 3-4.

"Peluang kami masih 50-50. Dengan dua lawan berikutnya kami sama-sama pernah menang dan kalah. Untuk itu, kami harus bermain lebih fokus, tenang, dan bersih," tutur Debby.

Praveen Jordan/Debby Susanto saat ini memuncaki klasemen sementara Grup A nomor ganda campuran, sedangkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menempati posisi kedua Grup A nomor ganda putra. Jika memenangi laga berikutnya, kedua pasangan Indonesia itu berpeluang besar merebut tiket semifinal BWF Super Series Finals 2016.