Bos Red Bull: Sulit Saingi Mercedes pada F1 2017

Oleh Yus Mei Sawitri pada 02 Jan 2017, 15:30 WIB
Diperbarui 02 Jan 2017, 15:30 WIB
F1 2017
Bos Red Bull, Christian Horner, mengaku bakal sulit mengalahkan Mercedes pada lomba F1 2017. (Motorsport)

Bola.com, Jakarta - Bos Red Bull, Christian Horner, mengaku bakal sulit mengalahkan Mercedes pada lomba F1 2017. Menurutnya, Tim Panah Perah kembali jadi favorit utama pada perebutan gelar juara dunia musim depan. 

Mercedes meneruskan dominasi di F1 dengan kali ketiga beruntun menjadi juara konstruktor pada 2016. Sedangkan Nico Rosberg merebut gelar juara dunia pebalap, menggenapi sukses Lewis Hamilton pada 2014 dan 2015.

Tahun ini F1 bakal menyuguhkan beberapa perubahan baru, yaitu mobil yang lebih agresif dengan keberadaan sayap depan serta ban Pirelli yang lebih besar dan lebar. Horner meyakini berbagai perubahan itu bakal membuat Red Bull mampu memangkas gap dengan Mercedes. Namun, dia mengakui Mercedes tetap sulit untuk dikalahkan.  

"Bakal sulit untuk mengalahkan Mercedes. Mereka memasuki musim 2017 sebagai favorit (juara)," kata Horner, seperti dilansir Autosport, Senin (2/1/2017). 

"Mereka (Mercedes) memenangi tiga gelar juara dunia beruntun, mereka menjuarai 50 Grand Prix dalam tiga tahun terakhir. Kami hanya berharap kami bisa memangkas gap dengan mereka," sambung Horner. 

Mercedes kini masih mencari pebalap untuk menggantikan Rosberg yang memutuskan pensiun hanya lima hari setelah meraih gelar juara dunia. Pebalap Williams, Valtteri Bottas, disebut-sebut sebagai calon terkuat untuk mendampingi Hamilton. Di sisi lain, Red Bull masih mengandalkan duet Daniel Ricciardo dan Max Verstappen yang tampil cukup impresif pada musim 2016, meski tak bisa menggeser dominasi Hamilton dan Rosberg. 

"Dengan regulasi yang baru, maka bakal ada keseimbangan antara sasis dan mesin. Kami percaya diri bisa membuat sedikit kemajuan mesin sepanjang musim dingin ini," kata bos Red Bull tersebut mengenai persiapan timnya menghadapi F1 2017