Tontowi / Liliyana Lolos Tanpa Keringat, Praveen / Debby Tumbang

Oleh Oka Akhsan pada 06 Apr 2017, 15:47 WIB
Diperbarui 08 Apr 2017, 15:19 WIB
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir

Bola.com, Kuching - Dua ganda campuran andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto, mengalami nasib berbeda pada babak kedua Malaysia Terbuka Super Series Premier 2017 di Stadium Perpaduan, Kuching, Sarawak, Malaysia, Kamis (6/4/2017). Tontowi/Liliyana lolos ke babak perempat final tanpa perlu memeras keringat, sedangkan Praveen/Debby tersingkir.

Tontowi/Liliyana seharusnya menghadapi wakil Denmark, Kim Astrup/Line Kjaersfeldt. Namun, sang lawan memutuskan walkover karena Astrup cedera punggung sehingga unggulan kedua itu otomatis melaju ke babak delapan besar .

Jika sesuai skenario, Tontowi/Liliyana bakal bersua sang junior di pelatnas PBSI Praveen Jordan/Debby Susanto pada babak perempat final. Namun, Praveen/Debby yang ditempatkan sebagai unggulan keenam di luar dugaan takluk dari pasangan non-unggulan dari Korea Selatan, Choi Solgyu/Chae Yoo-jung, 12-21, 21-14, 19-21.

Tahun lalu, Praveen/Debby juga terhenti pada babak kedua. Juara All England 2016 itu dijegal wakil Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo, 19-21, 14-21.

Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja juga angkat koper. Edi/Gloria menyerah kepada pasangan Hong Kong, Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah, 21-16, 17-21, 14-21. Padahal, pada babak pertama Edi/Gloria membuat kejutan dengan membungkam jagoan tuan rumah peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 sekaligus unggulan kedelapan, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, 18-21, 21-19, 21-17.

Dengan demikian, Tontowi/Liliyana yang berstatus sebagai juara bertahan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang masih tersisa di nomor ganda campuran. Kans Tontowi/Liliyana lolos ke semifinal sekaligus membuka peluang mempertahankan gelar terbuka lebar.

Secara rekor pertemuan dengan Choi/Chae, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir unggul 2-0. Peraih medali emas Olimpiade 2016 itu juga sudah mengamati permainan sang calon lawan karena berada di sisi lapangan saat Praveen/Debby menghadapi Choi/Chae.