6 Pebulutangkis yang Terkesan dengan Atmosfer Indonesia Open 2017

Oleh Yus Mei Sawitri pada 16 Jun 2017, 13:40 WIB
Diperbarui 16 Jun 2017, 13:40 WIB
Indonesia Open Super Series Premier 2017
Suasana saat perhelatan Indonesia Open Super Series Premier 2017, Selasa (13/6/2017). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Kehebohan dan totalitas fans bulutangkis tuan rumah pada setiap perhelatan Indonesia Open sudah menjadi legenda tersendiri. Penonton Indonesia Open tak lelah berteriak, bertepuk tangan, dan bernyanyi tanpa henti demi menyemangati pemain-pemain yang sedang bertading. 

Tak heran, Indonesia Open dikenal menawarkan atmosfer spesial yang tak mungkin ditemui pada turnamen-turnamen lain. Faktor itulah yang membuat Indoesia Open dilabeli sebagai salah satu turnamen bulutangkis terbesar di dunia.

Atmosfer istimewa tersebut juga kembali tersaji pada perhelatan Indonesia Open Super Series Premier 2017. Meskipun venue pertandingan sementara dipindah dari Istora Senayan ke Jakarta Convention Center (JCC), suasana spesial ala Indonesia Open tak berubah. 

Penonton bukan hanya total memberikan dukungan pada atlet-atlet Indonesia yang sedang bertanding. Mereka tak segan-segan menyemangati beberapa pebulutangkis mancanegara. Bahkan, ada beberapa pebulutangkis luar negeri yang menjadi idola publik Indonesia, sehingga mendapat dukungan besar dari penonton. 

Dukungan tersebut membuat sejumlah pebulutangkis mancanegara terkesan. Bahkan, ada pebulutangkis mancanegara, Ratchanok Intanon dari Thailand, yang meminta maaf kepada publik Indonesia saat tersingkir dini dari turnamen bergengsi tersebut. 

Siapa saja pebulutangkis mancanegara yang terkesan dengan atmosfer dan dukungan penonton di Indonesia Open 2017? Berikut ini  enam pebulutangkis yang mengungkapkan kekaguman mereka terhadap suasana di Indonesia Open 2017:   

2 dari 7 halaman

Carolina Marin

Carolina Marin
Pebulutangkis Spanyol, Carolina Marin. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Carolina Marin

Bintang bulutangkis Spanyol, Carolina Marin, merasa memiliki hubungan emosional dengan Indonesia. Tak heran, dia selalu menanti-nantikan tampil di depan publik Indonesia. Atmosfer Indonesia Open dan dukungan penuh penonton selalu menimbulkan kesan tersendiri bagi peraih medali emas Olimpiade 2016 tersebut.

"Saya sangat senang bisa kembali lagi ke Indonesia. Negara ini memiliki tempat khusus di hati saya, bukan hanya sebagai tempat berlatih, tapi juga rumah kedua saya," tutur Carolina Marin.

"Para sahabat dan fans di Indonesia sangat ramah dan baik. Mereka memberi saya motivasi untuk tetap fokus meraih tujuan," sambungnya.

"Atmosfer di Indonesia Open sangat luar biasa. Mereka memberikan semangat dan tekanan yang cukup besar kepada atlet yang sedang bertanding," sambungnya.

Sayangnya, langkah Marin di Indonesia Open terhenti pada babak pertama. Dia kalah 12-21, 21-10, dan 20-22, dari wakil China, Chen Xiaoxin, Selasa (13/6/2017).

3 dari 7 halaman

Ratchanok Intanon

Ratchanok Intanon
Pebulutangkis Thailand, Ratchanok Intanon. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Ratchanok Intanon

Tunggal putri Thailand, Ratchanok Intanon, mendapat dukungan luar biasa dari penonton di JCC saat bertanding pada babak pertama Indonesia Open 2017 kontra pemain India, Sania Nehwal. Sayangnya, dia takluk 17-21, 21-18, dan 21-12.

Ratchanok pun terkesan dengan dukungan besar publik Indonesia kepadanya. Bahkan, dia meminta maaf kepada penonton Indonesia karena gagal melangkah ke babak kedua.

"Saya meminta maaf kepada penggemar Indonesia yang tanpa henti meneriakkan nama saya ketika bertanding. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, tapi kondisi fisik saya saat ini tidak memungkinkan," ujar Ratchanok, Selasa (13/6/2017).

4 dari 7 halaman

Chen Qingchen

Chen Qingchen/Jia Yifan
Ganda putri China, Chen Qingchen (kiri) dan Jia Yifan. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Chen Qingchen 

Pemain ganda putri China, Chen Qingchen, mengaku sangat terhibur dengan aksi penonton di Indonesia Open 2017. Hal itu diungkapkan Chen Qinchen setelah bersama pasangannya, Jia Yifan, mengalahkan ganda Indonesia, Dian Fitriani/Nadya Melati, pada babak pertama.

Chen Qingchen juga senang mendapat julukan khusus dari fans Indonesia.

"Ada penonton yang memanggil saya Dora Dora Dora. Akan tetapi itu tidak membuat saya terganggu, malah saya senang," ujar Chen Qingchen.

5 dari 7 halaman

Viktor Axelsen

Chris Adcock/Gabrielle Adcock
Ganda campuran Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Viktor Axelsen

Bintang bulutangkis Denmark, Viktor Axelsen, mengaku sangat menikmati suasana Indonesia Open. Namun, dia menyesal karena gagal melangah jauh. Pemain peringkat empat dunia tersebut tersingkir pada babak pertama setelah takluk dari kompatriotnya, Emil Holst.

Apresiasi untuk penonton Indonesia dan janji untuk tampil lebih baik pada tahun depan diungkapkan Axelsen melaui akun Instagramnya.

 

Arg.. 1. Round loss here at Indonesia Open 😕 I tried to handle the conditions in a good way, but I simply didn't play good enough throughout the match to deserve the win. It goes up and and down in sports sometimes, and I'm confident that I will bounce back stronger in the next tournament. Congrats to Emil who played a good match and good luck further on in the tournament! Also, thanks to all the Indonesian fans for the support. Another disappointing Indonesia Open for me this year, but still enjoyed the atmosphere here. Hope I can do better here in the future. 👍 See you! 昨天2-1输给Emil。最近对自己的表现不太满意。😒 希望我下一场比赛能打更好。谢谢你对我的支持。安赛龙。 Photo: Djarum Badminton

A post shared by viktoraxelsen (@viktoraxelsen) on

"Kalah pada babak pertama Indonesia Open. Saya berusaha mengontrol kondisi dengan cara yang bagus, tapi jelas saya tak bermain cukup bagus sepanjang laga untuk berhak menang. Kadangkala ada fase naik turun di olahraga, dan saya yakin bakal bangkit lebih kuat pada turnamen berikutnya."

"Selamat kepada Emil yang bermain bagus dan semoga beruntung. Juga, terima kasih untuk seluruh fans di Indonesia atas dukungannya. Lagi-lagi hasil Indonesia Open yang mengecewakan tahun ini, tapi saya masih menikmati suasana di sini. Semoga saya bisa lebih baik di sini pada masa mendatang. Sampai jumpa," kata Axelsen. 

6 dari 7 halaman

Chris Adcock

Kim Astrup/Anders Rasmussen
Pasangan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, berhadapan dengan pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di Indonesia Open 2017 di JCC, Rabu (14/6/2017). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Chris Adcock 

Pemain ganda campuran Inggris, Chris Adcock, juga senang dengan dukungan spesial publik tuan rumah di Indonesia Open 2017. Hal itu diungkapkan pasangan Gabrielle Adcock tersebut melalui akun Instagramnya.

"Ya, kami lolos ke perempat final. Kami harus menghadapi pemain Indonesia yang bermain bagus, serta mengantongi head to head 1-1 menjelang laga ini. Kami tampil sangat kuat dan mampu menjaga level sepanjang laga. Performa dan hasil yang sangat memuaskan."

"Yang terbaik, kami melaju ke perempat final. Semoga kami bisa terus menyenangkan penonton. Dukungan Anda selalu layak diapresiasi," kata Adcock.

7 dari 7 halaman

Kim Astrup

Kim Astrup

Nama Kim Astrup mendapat perhatian khusus setelah bersama pasangannya, Anders Skaarup Rasmussen, secara mengejutkan mengalahkan ganda putra andalan Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, pada babak pertama Indonesia Open 2017.

Meskipun menghadapi pemain tuan rumah, Kim Atrup tetap menikmati atmosfer di Indonesia. Bahkan, untuk memberi apresiasi kepada penonton tuan rumah, dia beberapa kali mengunggah foto dengan caption bahasa Indonesia di akun Instagramnya.

"Beberapa reli terakhir melawan ganda nomor satu dunia, Kevin/Markus. Atmosfer luar biasa di sini, di Jakarta," tulis Kim Astrup.

"Hari ini kami menghadapi Zhang Nan/Liu Chen dari China. Pertandingan berat, tapi kami siap dengan tantangan ini. Ayo Indonesia, saya berharap kalian dapat mendukung saya di JCC jakarta," kata Kim Astrup.

Lanjutkan Membaca ↓
Bola Beli: Seberapa Nyaman Sepatu Lari Wanita Asics Gel-Contend 6? Ini Ulasannya