Max Verstappen Bertahan di Red Bull hingga 2020

Oleh Oka Akhsan pada 20 Okt 2017, 22:45 WIB
Diperbarui 20 Okt 2017, 22:45 WIB
Max Verstappen
Pebalap Red Bull, Max Verstappen, resmi meneken kontrak baru berdurasi tiga tahun hingga 2020. (Bola.com/Twitter/Max33Verstappen)

Bola.com, Austin - Red Bull mengumumkan Max Verstappen telah meneken kontrak baru jelang sesi latihan bebas pertama F1 GP AS, Jumat (20/10/2017). Pebalap asal Belanda itu akan bertahan di Tim Banteng Merah selama tiga tahun ke depan atau hingga 2020.

Verstappen sempat gencar dikaitkan dengan Ferrari dan Mercedes untuk musim 2019 setelah tampil impresif dalam dua seri terakhir. Namun, pebalap berusia 20 tahun itu ternyata memilih memperpanjang kontrak dengan Red Bull.

"Red Bull selalu memperlihatkan kepercayaan kepada saya lewat aksi nyata, mulai dari undangan masuk program pebalap muda saat saya berusia 16 tahun, kemudian memberikan debut di F1 saat saya masih berusia 17 tahun, lalu kesempatan membalap untuk Red Bull di mana saya mencatat start impian," kata Verstappen seperti dikutip dari situs resmi Red Bull.

Red Bull pertama kali mengontrak Verstappen pada 2014. Setahun berselang, Verstappen melakoni debut F1 bersama Toro Rosso.

Penampilan bagus Verstappen di Toro Rosso membuat Red Bull berani mempromosikan putra mantan pebalap F1 Jos Verstappen itu pada GP Spanyol 2016 untuk menggantikan Daniil Kvyat. Keputusan Red Bull terbukti tepat. Verstappen secara luar biasa langsung meraih kemenangan pada balapan pertamanya bersama Red Bull.

Keberhasilan menjuarai balapan di Catalunya membuat nama Verstappen masuk buku sejarah. Dia mencatat rekor sebagai pebalap termuda yang memenangi balapan F1 dalam usia 18 tahun dan 228 hari.

"Red Bull tak pernah berhenti mendukung ambisi saya. Dukungan mereka selalu 100 persen, tak peduli dengan apa yang terjadi di lintasan. Kami juga kerap berbagi kebahagian. Saya senang bisa terus berkomitmen untuk Red Bull. Semoga kerja sama ini bisa membuahkan banyak kesuksesan di masa depan," ujar Verstappen.

Max Verstappen menjalani musim yang kurang mulus pada F1 2017. Dia tercatat tujuh kali gagal finis dari 14 seri awal. Namun, Verstappen membalikkan situasi pada dua balapan terakhir sebelum GP AS. Dia meraih kemenangan kedua sepanjang karier di F1 secara sensasional pada GP Malaysia dan finis kedua pada GP Jepang.