2 Hal yang Harus Dijaga Anthony dan Jonatan demi Olimpiade 2020

Oleh Yus Mei Sawitri pada 09 Okt 2018, 19:40 WIB
Diperbarui 09 Okt 2018, 19:40 WIB
Pebulu tangkis Jonatan Christie dan Anthony Ginting
Pebulu tangkis Jonatan Christie dan Anthony Ginting. (Liputan6.com/Hanz Jimenez Salim)

Bola.com, Jakarta - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, menghadapi tantangan berat untuk tampil konsisten dan meraih gelar-gelar bergengsi lainnya. Salah satu yang dibidik tentu saja berprestasi di Olimpiade Tokyo 2020. 

Pelatih Tunggal Putra PBSI, Hendry Saputra, terus menggembleng kedua pemain utama Indonesia yang baru-baru ini membukukan capaian apik. Jonatan meraih emas di Asian Games 2018, sedangkan Anthony menjuarai China Terbuka 2018. 

"Yang paling harus dijaga untuk bisa konsisten itu adalah disiplin dan komitmen. Disiplin harus dijaga. Setelah hasil Asian Games, pasti Anthony dan Jonatan punya komitmen sendiri, mereka pasti tidak puas sampai di Asian Games saja, namanya manusia pasti tidak ada puasnya, mau juara Asian Games, juara Olimpiade," ujar Hendry dalam konferensi pers acara penyerahan bonus Asian Games 2018 kepada Jonatan dari PB Tangkas Intiland, seperti dilansir situs PBSI, Selasa (9/10/2018). 

"Memang disiplin itu tidak enak, berkomitmen itu tidak enak. Tapi perlu diingat, Olimpiade itu sebentar lagi. Cita-cita semua pemain dan bangsa ini adalah Olimpiade," tambah Hendry.

Kembali ke Asian Games, Hendry bercerita sejak kemenangan Jonatan atas Shi Yuqi (China) di babak pertama, ia merasa punya keyakinan. Ditambah lagi saat Anthony berhasil menaklukkan Kento Momota asal Jepang.

"Kalau melihat hasil undian dan kondisi Jonatan (di turnamen sebelumnya), rasanya memang tidak memungkinkan. Tapi kalau Tuhan sudah berkehendak, tidak ada yang mustahil," sebut Hendry.

PB Tangkas Intiland memberikan bonus sebesar Rp 300 juta kepada Jonatan Christie atas raihan medali emas di Asian Games 2018. Acara penyerahan bonus dilangsungkan di Jakarta Royal Golf Club, bonus diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB Tangkas Intiland, Justian Suhandinata.