Curahan Hati Khabib Nurmagomedov yang Mengamuk usai Kalahkan Conor McGregor

Oleh Cakrayuri Nuralam pada 10 Okt 2018, 07:45 WIB
Diperbarui 10 Okt 2018, 07:45 WIB
Khabib Nurmagomedov-Conor McGregor

Jakarta - Khabib Nurmagomedov mengucapkan permintaan maaf usai bertingkah buruk di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (7/10/2018) dalam pertarungan gelar juara dunia UFC kelas ringan. Tingkah buruk Khabib itu terjadi usai menang melawan Conor McGregor.

Khabib Nurmagomedov tampil habis-habisan dan bisa mengalahkan McGregor di ronde keempat. Kuncian petarung asal Rudia di bagian leher memaksa McGregor menyerah.

Sesaat setelah wasit menghentikan pertarungan, Khabib tiba-tiba melempar pelindung giginya ke kubu McGregor. Dia juga melompati pagar oktagon dan melompat menerjang seorang tim McGregor, Dillon Danis.

Aksi ini memicu kericuhan yang lebih besar. Apalagi setelah beberapa orang masuk ke dalam oktagon dan menyerang McGregor yang juga ikutan panas melihat aksi Khabib Nurmagomedov.

"Pertama-tama, saya ingin mengatakan maaf kepada Nevada Athletic Commission dan kedua ke Vegas. Saya tahu ini bukan sisi terbaik saya. Saya seorang manusia," ujar Khabib Nurmagomedov, dikutip dari Express.

Khabib menjelaskan, emosinya meledak karena McGregor bertingkah di luar batas. Tak hanya provokasi sebelum pertandingan, kubu McGregor melempar bus yang ditumpangi Khabis di Brooklyn, April lalu.

"Saya tidak mengerti bagaimana orang berbicara tentang saya melompat dari oktagon. Dia (McGregor) berbicara tentang agama saya, dia berbicara tentang negara saya, dia berbicara tentang ayah saya."

"Dia datang ke Brooklyn dan dia merusak sebuah bus, dia hampir membunuh beberapa orang. Bagaimana dengan bajingan ini? Mengapa orang-orang lebih berbicara tentang saya ketimbang dia? Saya tidak mengerti," kata Khabib.

Akibat ulah brutalnya itu, Khabib Nurmagomedov terancam sejumlah sanksi akibat menyerang kubu McGregor pasca laga MMA UFC 229.

Dia terancam denda 250 ribu Dollar AS atau sekitar Rp 3,8 miliar, skorsing hingga maksimal 15 bulan dilarang tampil di Amerika Serikat, gelar juaranya dicabut, serta bayaran sebesar hampir 2 juta Dollar AS atau sekitar Rp 30 miliar yang ditahan Komisi Atletik Nevada.