Sukses


Imam Nahrawi Perjuangkan Pencak Silat Masuk Olimpiade hingga ke Belanda

Bola.com, Den Haag - Setelah mendampingi atlet-atlet muda yang tampil di Youth Olympic Games 2018 di Buenos Aires, Argentina, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berkunjung ke Belanda. Imam Nahrawi datang ke Belanda untuk menghadiri pertemuan Federasi Pencak Silat Dunia di Den Haag, Rabu (24/10/2018), dengan agenda mendorong agar pencak silat bisa dipertandingkan di level Olimpiade.

Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 49 negara anggota federasi pencak silat, Imam Nahrawi mewakili Pemerintah Indonesia mendorong agar semua anggota federasi mendukung agar pencak silat bisa dipertandingkan di Olimpiade, setelah untuk pertama kalinya digelar di multi-event level internasional pada Asian Games 2018.

Keberhasilan pencak silat menjadi sorotan di Asian Games 2018 ingin dimaksimalkan oleh Imam Nahrawi sebagai momentum agar pencak silat bisa masuk ke Olimpiade. Dalam pertemuan tersebut, Imam Nahrawi menegaskan akan terus mengusahakan niat tersebut.

"Untuk masuk Olimpiade, pemerintah tidak akan berhenti mendorong pencak silat ke pentas dunia. Kemenpora bersama Kemenlu nanti akan terus bekerja sama mengembangkan misi ini ke negara-negara lain," ujar Menpora Imam Nahrawi yang didampingi Duta Besar Indonesia untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, dan Ketua Pencak Silat Belanda, Olivier Blancquaert, Rabu (24/10/2018).

"Pemerintah Indonesia dengan bangga mengenalkan pencak silat kepada dunia. Pencak silat terdiri dari empat aspek, yaitu olahraga, bela diri, seni budaya, dan mental spiritual. Keempat aspek tersebut yang membuat pencak silat memukau dan bisa diterima masyarakat dunia internasional," lanjutnya.

Saat ini federasi pencak silat dunia memiliki 49 anggota, di mana paling banyak berasal dari negara-negara Asia dan Eropa.

Tercatat ada 18 negara dari Asia, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, Jepang, Korea, India, Laos, Myanmar, Pakistan, Filipina, Thailand, Vietnam, Kazakstan, Tajikistan, Turmenistas, dan Kyrgyztan.

Sementara itu, ada 15 anggota berasal dari Eropa, yaitu Austria, Belgia, Belanda, Bosnia, Denmark, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Norwegia, Portugal, Spanyol, Swiss, Turki, dan Britania Raya. Anggota terbanyak ketiga berasal dari Timur Tengah dengan jumlah tujuh negara, yaitu Yordania, Kuwait, Oman, Palestina, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Pencak silat pun sudah menyentuh belahan dunia lain, di mana ada empat negara di Benua Amerika, yaitu yaitu Kanada, Chile, Amerika Serikat, dan Suriname, yang juga bergabung. Bahkan ada tiga anggota dari Afrika, yaitu Mesir, Maroko, Afrika Selatan, serta dua yang terakhir dari Oseania, yakni Australia dan Selandia Baru.

Upaya pertama Menpora Imam Nahrawi untuk memasukkan pencak silat ke level Olimpiade adalah agar cabang olahraga beladiri asli Indonesia itu bisa dipertandingkan secara eksibisi di Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Video Populer

Foto Populer