Jelang Proliga 2019, Surabaya Samator Segera Tentukan Tim Utama

Oleh Aditya Wany pada 29 Nov 2018, 21:10 WIB
Diperbarui 01 Des 2018, 10:17 WIB
Surabaya Bhayangkara Samator, Proliga 2019

Bola.com, Surabaya - Surabaya Bhayangkara Samator sudah memiliki 14 pemain untuk mengarungi kompetisi Proliga 2019. Klub tersebut tinggal fokus menentukan pemain-pemain yang bakal menghuni skuat utama. 

Pemain asing yang dimiliki Samator sudah termasuk dua pemain asing asal Kuba, Yosvani Gonzalez Nicolas dan Juan Andres Leon. Sesuai regulasi Proliga, setiap klub kontestan diperbolehkan mendaftarkan maksimal 15 pemain.

Samator tidak akan melakukan pencoretan karena justru jumlah pemainnya tidak mencapai angka tersbut. Sampai sejauh ini, belum ada penentuan yang akan menjadi andalan untuk Proliga 2019.

"Saya akan menyampaikan minggu depan siapa nama-nama yang akan masuk tim utama dan pelapis. Total ada 14 pemain jadi kami tidak melakukan pencoretan. Masih ada waktu untuk terus memantau,” kata pelatih Samator, Ibarsyah Djanur Tjahjono, kepada Bola.com, Kamis (29/11/2018). 

Klub yang sudah mengoleksi enam gelar Proliga ini tidak banyak mengubah skuat pada edisi kali ini. Mayoritas pemain mereka merupakan sosok yang membawa Samator menjuarai Proliga 2018.

Salah satu pemain baru Samator adalah Leon, menggantikan rekan senegaranya, Riedel Toiran, untuk mengisi slot pemain asing. Lalu, dua pemain yaitu Yoga Tegar dan Anang Sugiarto bergabung ke Sidoarjo Aneka Gas Industri.

“Mayoritas pemain kami sama dengan musim lalu. Saya menilai tim ini masih bagus untuk tampil di Proliga 2019. Kekompakannya sudah terlihat sejak musim lalu,” imbuh pria berusia 49 tahun itu.

Proliga 2019 akan mulai bergulir di GOR Among Rogo, Yogyakarta, pada 7 Desember 2018. Ibarsyah ingin anak asuhnya semakin matang dalam menatap kompetisi itu.

“Semua pemain tergantung kondisi di lapangan dan pasti ada rotasi. Yang penting di dalam lapangan efektif, efisien, dan menikmati pertandingan. Tim ini sudah lama saya paham dengan karakter maisng-masing pemain,” ucap pelatih Surabaya Bhayangkara Samator berlisensi kepelatihan Level 2 FIVB itu.