Manfaat Muay Thai untuk Penyanyi dan Model, Rebecca Reijman

Oleh Okie Prabhowo pada 11 Jan 2019, 15:00 WIB
Rebecca Reijman

Bola.com, Jakarta - Sebagai seorang penyanyi dan juga model, Rebecca Reijman memberi perhatian kepada kebugarannya. Tubuh yang bugar membuat performa wanita kelahiran Belanda ini di atas panggung juga semakin baik. Muay Thai menjadi pilihan Rebecca untuk menjaga kebugaran. Akan tetapi, apakah sekadar untuk kebugaran bagi sosok wanita di rubrik #RagaJelita kali ini?

Rebecca Reijman mengungkapkan dirinya belajar Muay Thai sejak masih di Belanda. Alasan utamanya memilih olahraga asal Thailand tersebut untuk pertahanan diri. Wanita 33 tahun ini mengaku perlu olahraga bela diri karena ia beberapa kali harus berjalan sendirian untuk menuju ke rumahnya pada malam hari.

“Saya memilih muay thai sejak di Belanda, sejak usia 17 tahun. Senang olahraga ini karena cardio-nya berat. Bela diri ini cocok dengan perempuan. Muay Thai juga pas dengan postur tubuh saya yang tinggi dan kurus, karena kalau tinju saya kurang cocok,” kata Rebecca saat ditemui di kediamannya kepada Bola.com.

Setelah dua tahun latihan Muay Thai di Belanda, Rebecca baru kembali memulai latihan lagi padda 2018. Wanita dengan tiga anak ini tidak tanggung-tanggung untuk berlatih. Ia memilih secara privat berlatih dengan salah satu atlet andalan Indonesia di ajang Mixed Martial Arts (MMA), One Championship, bernama Egi Rozten.

Egi Rozten dan Rebecca Reijman
Atlet MMA Indonesia, Egi Rozten, berpose dengan penyanyi Jazz dan juga model, Rebecca Reijman, setelah berlatih Muay Thai. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Dengan berolahraga, Rebecca juga mengaku performanya di atas panggung semakin baik. “Biasanya setelah 4 lagu kehabisan nafas, tetapi dengan berolahraga menyanyi 12 lagu tidak ada masalah,” ujar Rebecca.

Tak hanya persoalan di atas panggung, Rebecca juga merasakan manfaat dengan rutin berolahraga untuk keluarganya, terutama anak-anak. Ia mengungkapkan dirinya semakin kuat meski dengan postur yang kurus saat mengurus ketiga anaknya.

“Saya harus gendong tiga anak, jadi mau tidak mau harus fit. Apalagi mereka sangat aktif tiga anak laki-laki ini. Jadi kita sebagai ibu juga bisa aktif,” ucap Rebecca.

“Wanita kuat itu menurut saya, kuat secara mental apalagi menjadi seorang ibu dan mengurus suami. Wanita kuat itu punya kepribadian yang kuat, berani menjadi diri sendiri, percaya diri, tahu yang terbaik untuk anak-anaknya, dan itu yang membuat harus tetap rutin berolahraga,” ujar Rebecca.