ONE Championship: Dua Calon Penggenggam Juara Dunia Muay Thai

Oleh Liputan6.com pada 16 Feb 2019, 19:20 WIB
Nong-O Gaiyanghadao

Jakarta - Perhelatan ONE Championship malam ini akan menggelar due-duel pilihan lewat ajang bertajuk ONE: Clash of Legends. Ajang tersebut akan digelar di Bangkok, Thailand. Panggung ONE Championship menghadirkan laga utama gelaran muay thai yang mempertemukan petarung tuan rumah Nong-O Gaiyanghadao lawan petarung asal Tiongkok, Han Zi Hao.

Kedua petarung itu akan memperebutkan gelar juara dunia di kelas Batamweight Muay Thai. Nong-O yang sudah berusia 32 tahun, ingin menunjukan bahwa dirinya memang masih menjadi petarung terbaik dunia saat ini. Serta menunjukan kapasitasnya sebagi seorang legenda Muay-Thai.

Legenda muay thai ini juga memiliki catatan yang bagus. pada bulan April tahun lalu, ia berhasil mengentaskan perlawanan petarung asal Prancis, Fabio Pinca. Kemenangan juga ia dapatkan pada bulan Oktober lalu dengan mengalahkan Mehdi Zatout di Bangkok.

Dari sisi lain, Han Zi Hao juga berstatus sebagi Raja dari muay thai. Ia juga memiliki catatan yang cukup bagus. Meski baru berusia 23 tahun, Han berhasil meraih gelar Raja Dunia muay thai.

Han memulai debutnya pada ajang ONE Championship yang berlansung di Filipina pada bulan Juli 2018. Dimana saat itu ia dipertemukan dengan Pacinos Yusuf. 

2 of 2

Kalahkan Stergos Mikkios

Han Zi Hao (ONE Championship)
Han Zi Hao (ONE Championship)

Kemudian pada bulan September tahun lalu, ia berhasil mengalahkan Stergos Mikkios di hadapan publik sendiri. Pertarungan yang diadakan di Baoshan Arena, Shanghai ini juga menjadi ajang pembuktian bagi dirinya. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi petarung Muay-Thai yang terbaik dari Tiongkok.

"Kemenangan adalah bukti bagi diri saya sendiri dan merupakan kebanggaan bagi negara saya. Untuk itu saya akan tunjukan yang terbaik. Saya akan tunjukan bahwa saya bisa menjadi petarung Muay-Thai terbaik dari Tiongkok.

Han yang sudah tinggal selama 10 tahun di Bangkok tentu sudah sangat paham sekali dengan kultur serta karakter permainan petarung Thailand. Namun, Nang-O yang berstatus sebagai Legenda Muay-Thai tentu ingin menunjukan permainan terbaiknya. Ditambah pertarungan ini akan di gelar di negara asalnya, Thailand.

 

Lanjutkan Membaca ↓