Jadi Permain Terkaya Nomor 2, Kekayaan David Beckham Masih Jauh dari Valuasi Decacorn

Oleh Cahyu pada 04 Mar 2019, 19:54 WIB
Makin Tampan, David Beckham Tampil Bergaya Gangster Inggris 1920-an

Bola.com, Jakarta - David Beckham masih masuk ke dalam jajaran pemain sepak bola terkaya di dunia. Dilansir dari liputan6.com (30/1/2019), mantan pemain Manchester United ini berada di urutan kedua pemain sepak bola terkaya dengan kekayaan 450 miliar dollar AS atau Rp 6,3 triliun.

Kekayaan Beckham sebagian besar berasal dari bisnis dan iklan. Dirinya bersama sang istri, Victoria Beckham, dan mantan manajer Victoria, Simon Fuller, mendirikan sebuah perusahaan bernama Beckham Brand Holdings. Perusahaan ini menaungi label fesyen high-end Victoria Beckham dan perusahaan yang mengendalikan hak gambar Beckham, DB Ventures.

Dilansir dari liputan6.com (27/12/2017), keuntungan Beckham Brand Holdings mencapai 16,19 juta poundsterling atau Rp 294,43 miliar pada 2016. Adapun pendapatannya sebesar 47,52 poundsterling atau Rp 864,21 miliar.

Dari DB Ventures, mereka berhasil memperoleh laba sebesar 47,52 juta poundsterling yang setara dengan Rp 452,84 miliar. Sementara itu, perusahaan fesyen Victoria Beckham memiliki pendapatan 36,3 juta poundsterling atau Rp 452,84 miliar.

Sementara itu, dari iklan Beckham juga mengantongi pendapatan yang cukup besar. Meski sudah enam tahun pensiun dari lapangan hijau, tetapi wajah pria berusia 43 tahun ini masih sering terpampang di iklan berbagai merek fesyen dan olahraga. Beberapa brand yang meng-endorse Beckham antara lain Adidas, Calvin Klein, Gillette, dan TUDOR.

Tarif yang ia pasang untuk endorsement pun tak murah. Dilansir dari theinsider.com (26/7/2018), ia memasang tarif 300ribu poundsterling atau setara dengan Rp 5,6 triliun untuk setiap post di feed Instagram-nya.

Meski terlihat fantastis, laba Beckham Brand Holding dan kekayaan pribadi Beckham secara keseluruhan masih kalah jauh apabila dibandingkan dengan valuasi start-up decacorn. Pasalnya, jumlah kekayaan Beckham hanya sebesar 450 miliar dollar AS, sedangkan valuasi decacorn mencapai 10 miliar dollar AS atau Rp 155 triliun.

Memang belum banyak individu dan perusahaan yang bisa memiliki valuasi sebesar itu. Salah satu perusahaan yang sudah berhasil mencapainya adalah online-to-offline (O2O) mobile platform, Grab. Menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara, Grab memiliki valuasi sebesar 11 miliar dollar AS.

Grab sebagai Super App terkemuka di Asia Tenggara, menawarkan solusi sehari-hari dengan layanan transportasi, pengiriman barang dan makanan, pembayaran mobile, dan hiburan digital. Dengan filosofi platform terbuka kami, Grab menyatukan para mitra untuk membuat hidup lebih baik bagi semua pengguna di Asia Tenggara.

Kira-kira kapan ya kekayaan Beckham bisa menyaingi decacorn?

 

 

(Adv)