Negara di Oseania Termasuk Australia Bakal Jadi Peserta Asian Games 2022

Oleh Aning Jati pada 06 Mar 2019, 05:00 WIB
Timnas Australia

Bola.com, Jakarta - Untuk kali pertama negara-negara di kawasan Oseania, seperti Australia dan Selandia Baru, mendapat undangan tampil di pesta olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2022. Itu akan jadi kali pertama dalam sejarah Asian Games, peserta yang ikut tak hanya berasal dari Benua Asia saja.

Keputusan mengundang negara-negara di kawasan Oseania itu diambil dalam pertemuan Komite Olimpiade Asia (OCA) di Bangkok, Senin (4/3/2019). Australia dikabarkan menyambut positif keputusan itu.

"Australia sangat berterima kasih atas kesempatan ini dan akan ada minat besar dari negara-negara tetangga kami di Osenia," kata Presiden Komite Olimpiade Australia, John Coates.

"Ini jadi hal yang sudah kami kejar selama selama lebih dari 20 tahun. Ini akan jadi perjalanan, yang pada akhirnya akan menguntungkan atlet di wilayah ini," imbuh Coates.

Hanya, undangan buat negara di kawasan Osenia untuk ikut berkompetisi di Asian Games 2022 berlaku untuk cabang olahraga tertentu saja. Cabor itu yakni sepak bola, basket, voli, voli pantai, dan anggar. 

Negara di kawasan Oseania, yakni Australia, Selandia Baru, dan negara-negara yang berada di Pulau Pasifik belum pernah tampil di Asian Games. Namun, hubungan olahraga di antara Asia dan Osenia mengalami perkembangan signifikan.

Australia sudah jadi bagian Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sejak 2006, ikut tampil di East Asian Games di Osaka pada 2001 serta Olimpiade musim dingin 2017 di Sapporo.

Dengan jumlah cabor yang dipertandingkan mencapai 35 serta 10 ribu atlet yang berkompetisi, Asian Games menjadi yang kedua terbesar setelah Olimpiade dalam hal event multicabor di dunia.

"Ada batasan 10 ribu atlet untuk event ini, jadi perlu ada beberapa keputusan yang diambil mengenai tim Australia pria dan wanita mana yang akan bertanding," kata Coates.

"Tapi, yang terpenting adalah tempat kami di Hangzhou 2022 sudah dikonformasi dan itu hal yang sangat positif bagi kami,” iimbuh Coates.

Selain itu, pertemuan OCA di Bangkok juga memutuskan untuk kembali mempertandingkan kriket di Asian Games 2022. Kriket masih masuk daftar cabor dalam Asian Games 2010 Guangzhou dan 2014 Incheon, namun tak ada di Asian Game 2018 Jakarta-Palembang.

Sumber: The New Paper