Stephen Curry Jadi Pebasket Pendapatan Tertinggi, Berapa Gajinya?

Oleh Reza pada 10 Mar 2019, 13:46 WIB
NBA, Golden State Warriors, Cleveland Cavaliers

Bola.com, Jakarta Siapa sangka pebasket NBA bisa menghasilkan penghasilan tinggi. Apalagi kalau pebasket tersebut berprestasi dan mampu membawa tim-nya mendapatkan trofi. Dilansir dari berbagai sumber, berikut nama-nama pebasket yang mempunyai bayaran tertinggi.

Stephen Curry

Stephen Curry menjadi ppebasket dengan bayaran tertinggi pertama. Apalagi pebasket tersebut mencetak rekor pemain dengan kontrak terbesar di sejarah NBA. Dia setuju memperpanjang kontraknya selama lima tahun di Golden State Warriors.

Nilai kontrak baru Curry senilai 201 juta dolar AS atau setara Rp 2,67 triliun, yang merupakan kontrak tertinggi dalam sejarah NBA. Pada musim ini, Curry mendapatkan gaji USD 34,6 juta. Gaji setinggi ‘langit’ ini diterimanya saat ia mengantarkan Warriors sebagai juara.

LeBron James

Tak hanya pesaing dalam lapangan basket saja, LeBron James menjadi saingan Stephen Curry dalam hal gaji. Pebasket berusia 33 tahun ini, bayarannya mencapai USD 33,2 juta (Rp 457,2 miliar). Sebelumnya ia sempat menjadi pemain NBA dengan gaji tertinggi pertama.

Paul Millsap

Selain kedua pemain itu, ada pula pemain dengan gaji tertinggi ketiga ialah Paul Millsap. Pemain Denver Nuggets ini mampu meraup hasil USD 31,2 juta.

Gordon Hayward

Pebasket ini hampir setiap pertandingan menampilkan penampilan yang gemilang. Sebut saja saat penampilannya Boston Celtics menang 118-109 atas Minnesota Timberwolves pada Desember 2018.

Kerap memperlihatkan penampilan yang gemilang, Gordon Hayward memiliki pendapatan USD 29,7 juta. Hasil itu mampu mengangkat Gordon sebagai pebasket keempat dengan gaji tertinggi.

Dengan gaji besar yang dimiliki tiga pelatih tersebut, bisa saja mereka investasi untuk menikmati masa pensiun atau mengumpulkan pundi-pundi kekayaan yang melimpah.

Salah satunya memberikan suntikan dana kepada perusahaan startup yang dinilai mempunyai prospek kedepannya.

Bicara startup, kini sudah ada perusahaan startup yang menyentuh level decacorn. Istilah tersebut merupakan istilah untuk perusahaan rintisan atau startup yang bernilai USD10 miliar. nilai valuasinya mencapai Rp140 triliun.

Kini, perusahaan jasa transportasi online, Grab menjadi startup menyandang predikat decacorn pertama di Asia Tenggara.

Sejak didirikan pada tahun 2012 sebagai layanan transportasi online, Grab kini telah hadir di 8 negara diseluruh Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Bukan hanya menawarkan jasa perjalanan, Grab kini menjadi Everyday SuperApp yang memperluas bisnisnya ke pengiriman makanan, dokumen atau paket barang, hingga hiburan.

 

(*)