Hadiah Istimewa Google Doodle untuk Bulu Tangkis Indonesia

Oleh Nurfahmi Budi pada 10 Mei 2019, 09:29 WIB
Minarni Soedarjanto

Bola.com, Jakarta - Google Doodle menampilan sesuatu yang berbeda, hari ini. Bagii Sahabat Bola.com yang membuka laman mesin pencari Google, atensi bakal langsung tertuju pada 'desain kartun virtual' yang menarik.

Pada edisi kali ini, Google Doodle memunculkan ornamen khas dengan sketsa seorang wanita sedang mengayunkan raket alias bermain bulu tangkis. Hal itu berkaitan dengan tokoh atau peristiwa penting di laman utama pencaran.

Kali ini, sosok yang menghiasi laman pencari Google adalah ilustrasi dari pebulu tangkis legendaris Indonesia, Minarni Soedarjanto. Selain sebagai penghormatan kepada Minarni Soedarjanto, Google Doodle ini tampil di laman pencarian dalam rangka menyambut ulang tahunnya yang ke-75.

Minarni Soedarjanto adalah pebulu tangkis yang lahir di Pasuruan, Jawa Timur, hari ini pada 1944. Ia sudah memulai bertanding pada usia 13 tahun dan memenangkan gelar pertamanya di Kejuaraan Nasional 1959 di Malang. Saat itu, dirinya masih berusia 15 tahun.

Pada tahun yang sama, ia dipilih untuk masuk ke dalam tim nasional Indonesia, dan bersaing di turnamen bulu tangkis wanita kelas dunia, yaitu Piala Uber. Indonesia kalah, namun Minarni memenangkan gelar tunggal dan ganda selama bertahun-tahun, termasuk kemenangan bersejarah dalam turnamen All England.

Saat itu, ia berpasangan dengan Retno Koestijah, dan membawa pulang gelar pertama bagi Indonesia di pentas All England pada 1968. Ia juga berhasil menjadi juara di turnamen AS Terbuka 1969 dan Kanada Terbuka pada tahun yang sama.

Minarni Soedarjanto adalah satu di antara pebulu tangkis yang menjadi bagian dari tim Indonesia yang bersaing untuk memperebutkan trofi Piala Uber pada tahun 1963, 1966, dan 1969. "Sulit untuk pergi begitu saja, mengingat sudah 23 tahun bermain bulu tangkis," katanya dalam sebuah wawancara pada 1972.

Meski sudah menjadi ibu dari tiga anak dan bertindak sebagai pemain-pelatih, dirinya menolak untuk pensiun tanpa memenuhi tujuannya. Akhirnya, ia mampu mengalahkan pemain andalan asal Jepang, memenangkan piala Uber pertama bagi Indonesia, dan menjadi gelar terakhir dalam karirnya yang termasyhur.

Minarni Soedarjanto meninggal pada 2003 dalam usia 59 tahun. Terima kasih sang legenda bulu tangkis Indonesia!