LA Streetball Challenge The World 2019, Panggung Pencarian Talenta Muda Basket Indonesia

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 28 Jun 2019, 23:58 WIB
Diperbarui 28 Jun 2019, 23:58 WIB
LA Streetball Challenge The World 2019
Dream team di LA Streetball Challenge The World 2019 berkesempatan mengikuti turnamen Streetball Internasional di Shanghai pada Oktober 2019 mendatang. (dok. LA Streetball Challenge The World 2019)

Bola.com, Jakarta - Komunitas basket Tanah Air kembali mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuan terbaik bernama Pick Up Game – LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019. Turnamen ini menjadi ajang pencarian bakat talenta muda basket Indonesia.

Pick Up Game – LA Streetball Challenge The World (CTW) 2019 akan digelar di enam kota di Indonesia. Pencarian bakat dimilai di Lapangan SIS Dago, Bandung pada Sabtu (22/6/2019); Lapangan Universitas Negeri Malang pada Sabtu (29/6/2019); Lapangan Mandala Krida Yogyakarta pada Minggu (7/7/2019); Lapangan Global Sport Balikpapan pada Minggu (14/7/2019), Lapangan Rebatik Banjarmasin pada Minggu (20/7/2019), dan di Lapangan Outdoor Bulungan, Jakarta, pada Sabtu (27/7/2019) dan Minggu (28/7/2019).

Pemain terbaik yang terpilih dari enam kota penyelenggaraan akan dikumpulkan di Jakarta pada Agustus 2019 bersama dengan 10 pemain basket Tim Campus LA Streetball Manila 2019 plus 12 pemain tim basket CTW Taipei 2018.

Total akan ada 40 pebasket streetball yang akan diseleksi dalam dua hari pelaksanaan. Mereka akan memperebutkan 20 posisi terbaik yang akan lanjut masuk dalam Training Camp selama 12 pekan.

"Dalam Training Camp, sebanyak 20 pebasket streetball ini akan ditempa dan berjuang untuk dapat ditahbiskan menjadi 10 pemain Tim Basket LA Streetball Challenge The World 2019 dengan beberapa proses eliminasi pemain. Mereka akan mendapat pelatihan dari para pelatih bertaraf nasional dan internasional," kata perwakilan LA Streetball, Novrizal, dalam rilis yang diterima Bola.com, Jumat (28/6/2019).

Pembentukan tim dan karakter pemain basket LA Streetball Challenge The World 2019 akan dipimpin pelatih kepala Antonius Joko Endratmo yang telah membawa team LA Streetball Challenge The World 2018 Taipei di peringkat 2 dan membawa tim basket professional menjadi juara di kompetisi klub basket profesional se-Indonesia.

Selama 12 pekan masa Training Camp, Pelatih Kepala Antonius Joko akan dibantu Mohamad Haivan sebagai pelatih yang akan meningkatkan kemampuan basket dasar individual serta dua pelatih basket International yang akan memberikan ilmunya masing-masing. 

2 dari 2 halaman

Berkomitmen Cetak Pebasket Profesional

Novrizal mengatakan sejak 2015 hingga saat ini, LA Streetball Challenge The World terus konsisten melakukan pencarian bakat-bakat muda olahraga bola basket di Indonesia. Tidak hanya bakat-bakat dari pemain kampus tetapi juga dari komunitas-komunitas bola basket di Indonesia.

“LA Streetball berkomitmen memberikan kesempatan besar kepada para pemain basket dari seluruh kalangan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Kami berharap LA Streetball akan terus melahirkan talenta-talenta muda terbaik yang diakui dan bisa berkarier di dunia basket profesional,” terang Novrizal.

LA Streetball Challenge The World hingga saat ini telah menghasilkan sejumlah nama besar di kancah basket Indonesia Indonesia. Contohnya Yerikho Tuasela (Pacific Caesar Surabaya), Fisyaiful Amir dan Kevin Moses Poetiray (Siliwangi Bogor), Aditya Reynaldi Lumanauw (Hangtuah) dan Christian Gunawan (Satria Muda Jakarta).

Lanjutkan Membaca ↓