Penggemar Olahraga Offroad di Indonesia Menjanjikan, AHM Serius ke Segmen Motorcross

Oleh Benediktus Gerendo Pradigdo pada 15 Jul 2019, 07:45 WIB
Diperbarui 15 Jul 2019, 07:45 WIB
Offroad, Motocross, Honda

Bola.com, Semarang - Kegiatan touring trabasan bersama di Ungaran, Semarang, yang digelar Astra Honda Motor (AHM) Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2019), menjadi bukti cukup banyak penggemar motor offroad di Tanah Air. Banyaknya penggemar olahraga motor offroad itu membuat perusahaan manufaktur dan distributor motor Honda itu pun semakin serius untuk masuk dalam segmen motocross.

AHM memang menggelar touring trabasan bertajuk broventure di Ungaran sebagai bagian dari penyambutan event MXGP 2019 yang digelar di Semarang pada Minggu (14/7/2019). Banyaknya penggemar offroad di Semarang dan Jawa Tengah membuat kegiatan tersebut menjadi menarik.

Manager Motorsport Department AHM, Rizky Christanto, mengaku kini tengah berusaha lebih serius ke motocross atau offroad. Meski terbilang baru untuk masuk ke segment adventure, Rizky merasa animo masyarakat terhadap motor bersegmen adventure cukup tinggi.

"Sebenarnya kami baru masuk ke segmen adventure bike itu. Honda CRF baru aktif dalam dua tahun terakhir. Namun, kami melihat animo masyarakat cukup besar, konsumennya pun banyak," ujar Rizky di sela-sela MXGP 2019 di Semarang, Minggu (14/7/2019).

"Kami mempelajari ternyata activity mereka banyak yang berkaitan dengan offroad. Jadi motor itu bukan banyak digunakan di jalan raya, tapi banyak yang memilih untuk offroad adventure. Melihat penggemar yang begitu banyak, dari situ kami mencoba untuk lebih serius ke offroad dan masuk ke motocross," lanjutnya.

Melalui kegiatan MXGP 2019, di mana Palembang dan Semarang masuk menjadi dua kota penyelenggara kejuaraan dunia motocross itu, AHM melihat ada potensi untuk mengembangkan mimpi crosser Indonesia. Satu hal yang kini dilakukan oleh AHM adalah membentuk Astra Honda Racing Team (AHRT) yang juga beraksi di motocross bersama pembalap muda Delvintor Alfarizi yang masih berusia 17 tahun.

"Potensi dari rider Indonesia cukup besar. Banyak anak-anak kecil yang memiliki potensi bermain di motocross. Kami juga merekrut Adel karena usianya yang masih muda dan kami putuskan untuk joint di MX2 saat MXGP digelar di Indonesia," ujar Rizky.

 

2 dari 2 halaman

Bermimpi Bawa Crosser Indonesia ke MXGP

MX2 2019, Delvintor Alfarizi
Pembalap AHRT, Delvintor Alfarizi, saat beraksi di MX2 2019 seri Semarang di Sirkuit BSB, Semarang, Minggu (14/7/2019). (Dok. AHM)

Pernyataan Rizky Christanto mengenai potensi yang dimiliki rider Indonesia memang harus diakui. Meski belum bisa bersaing ketat dengan pembalap dunia lainnya, Delvintor Alfarizi mampu membuktikan dirinya bisa tampil dengan baik dalam dua seri MX2 2019 di Palembang dan Semarang.

Manager Motorsport Department AHM itu pun mengakui pentingnya ada perjenjangan event balapan motocross di Indonesia sebagai jalan bagi rider Indonesia untuk bisa mewujudkan mimpi. Bahkan Rizky Christanto tak ragu mengungkapkan mimpinya untuk membawa crosser Indonesia ke MXGP suatu saat nanti.

"Kalau memang mau serius, memang harus ada perjenjangan. Ke depannya kami akan memikirkan untuk melakukan perjenjangan. Mimpinya pasti ke MXGP. Kami masih akan mempelajari dulu karena kami pun terbilang baru masuk ke dunia ini. Timnya pun baru kami launching saat di Palembang," ujar Rizky.

Delvintor Alfarizi, atau yang karib disapa Adel, selalu mendapatkan poin kejuaraan dalam dua seri MX2 di Palembang dan Semarang. Namun, karena statusnya sebagai pembalap wildcard, tentu Adel tak bisa ikut dalam semua seri selama satu musim penuh.

Dari raihan Adel, Rizky pun mengaku masih melihat potensi yang dimiliki rider asal Indonesia dan mengakui masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan.

"Mungkin dalam beberapa tahun ke depan seharusnya sudah bisa melakukan regenerasi dan melihat potensinya. Kalau melihat saat ini, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami lakukan," ujarnya.

 

 

Lanjutkan Membaca ↓