Stapac Jakarta Resmi Mundur dari IBL, Timnas Indonesia Masuk Jadi Peserta

Oleh Thomas pada 27 Agu 2019, 12:20 WIB
Diperbarui 16 Sep 2019, 07:20 WIB
Ilustrasi Bola Basket

Jakarta - Klub legendaris Stapac Jakarta dipastikan resmi mundur dari Indonesian Basketball League (IBL) musim 2020. Kepastian mundurnya Stapac dilontarkan pada rapat internal IBL dengan perwakilan klub pesarta di Hotel Fairmont, Senayan, Senin (26/8/2019).

Pada rapat internal tersebut, Stapac Jakarta diwakili bosnya Irawan Haryono alias Kim Hong. Stapac memutuskan tak ikut serta di IBL lagi karena krisis pemain.

Penyebab Stapac Jakarta mundur dari IBL karena kurangnya stok pemain. Banyak pemain Stapac yang dipanggil Timnas Basket Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan jangka panjang.

"Kami tak menyalahkan siapa pun. Prinsip saya satu, saya ingin mendukung timnas agar sukses. Saya minta maaf kepada sponsor, teman, dan IBL atas keputusan ini," terang Kim Hong dalam jumpa pers.

"Memang tadi saya diberikan beberapa solusi, tapi menurut saya tidak menyelesaikan semuanya. Saya juga tidak mau dengan memaksakan tetap bermain di IBL, maka pemain saya tak terpilih Timnas Indonesia karena kepentingan Stapac Jakarta. Sementara saya juga tak mau merugikan timnas," lanjut Kim Hong.

 

2 of 3

Bujuk Stapac

IBL sudah berusaha membujuk Stapac Jakarta agar tetap ikut serta. Sejumlah jalan keluar ditawarkan, namun Stapac tetap bersikukuh mundur.

"Dari liga sendiri sebenarnya sangat menyayangkan, tapi kami paham situasinya," ujar Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

"Kami juga sudah memberikan berbagai macam solusi mulai dari program rookie dari dua menjadi lima pemain, pemain yang boleh di bawa masing-masing klub, jumlah pemain asing juga ditambah. Jadi sebetulnya untuk jumlah pemain bisa mencukupi," sambung Junas.

3 of 3

Timnas Putra

IBL musim 2020 akan ketambahan satu tim peserta yakni timnas basket putra. "Agenda IBL musim depan kami pastikan mulai 10 Januari. Khusus di musim kali ini ada yang spesial, kami memasukkan timnas sebagai salah satu tim di IBL," ungkap Junas.

Timnas basket putra cuma ikut di musim reguler IBL. Jika lolos ke playoff Timnas Indonesia tidak akan ikut serta. Hal ini dilakukan karena ada Kualifikasi FIBA Asia pada Februari 2020.

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis Thomas/Editor Defri Saefullah, published: 27/8/2019)

Lanjutkan Membaca ↓