Peserta Bali Maraton Asal Jepang Meninggal Dunia

Oleh Dewi Divianta pada 08 Sep 2019, 19:37 WIB
Vienna City Marathon

Denpasar - Perhelatan Maybank Bali Maraton VIII 2019, Minggu (8/9/2019), memakan korban jiwa. Pelari asal Jepang, C. Atsushi Ono, meninggal dunia pada event tahunan yang diikuti ribuan peserta tersebut.

Kabid Humas Polda Bali, Komisaris Besar Hengky Widjaja menjelaskan, korban meningal satu orang, sementara lima orang lainnya harus menjalani perawatan karena kelelahan dan cedera.

"Korban meninggal atas nama C Atsushi Ono (no 1117) laki-laki. Usia 58 tahun kebangsaan Jepang. Alamat Jalan Alam Elok 6/35 Cluster Ivory Livo, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat," kata Hengky.

Atsushi pada event tersebut mengikuti lomba dengan kategori full maraton. Korban jatuh di selatan Puri Blahbatuh. "Dugaan sementara karena serangan jantung dan dibawa ambulans PMI Kabupaten Gianyar. Namun nyawanya tak tertolong. Jasad korban saat ini berada di RS Kasih Ibu Saba," ucap Hengky.

Sementara lima korban lainnya menjalani perawatan di RSU Sanjiwani dan RS Kasih Ibu Saba, Gianyar. Mereka atas nama I Made Haryawan (41) asal Banjar Getas, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar. Koeban mengikuti lomba dengan kstegori half Marathon. Dari diagnosis dokter, korban terkena serangan jantung.

"Korban sudah sadarkan diri dan saat ini masih dirawat di RSU Sanjiwani Gianyar," ujarnya.

Korban lainnya bernama Brian asal Jakarta yang mengalami kelelahan. Ia sempat pingsan saat berlari di Jalan By Pass Darmagiri. Korban berikut adalah Dewi Ganda Romai (42) dengan kategori full maraton. Korban mengalami diare dan menjalani perawatan di RS Kasih Ibu Saba.

Berikutnya adalah Chong Yek Ming (49) asal Malaysia yang mengalami patah jari kelingking tangan kiri. Saat ini ia masih menunggu untuk operasi. Terakhir adalah Ferra Ariante (45) ia mengalami kram dan dilakukan penanganan oleh tim medis RS Kasih Ibu Saba. 

Disadur dari: Liputan6.com (Penulis Dewi Divianta/Editor Jonathan Pandapotan Purba, published: 8/9/2019).