5 Manfaat Lari Pagi Setiap Akhir Pekan, Bisa Bikin Awet Muda

Oleh Novie Rachmayanti pada 05 Okt 2019, 14:00 WIB
Para pemain Timnas Indonesia U-22 berlari santai saat latihan. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Bola.com, Jakarta - Sejuknya udara dan keramahan alam pada pagi hari sangat sayang jika dilewatkan. Kenikmatan itu bisa Anda rasakan dengan memetik manfaat lari pagi untuk kesehatan tubuh.

Tak banyak orang yang bisa meluangkan waktunya untuk melakukan olahraga pagi rutin setiap hari. Sebab, beberapa dari mereka memiliki waktu cukup padat untuk bergegas melakukan aktivitas seperti kerja, hingga sekolah.

Jika Anda adalah tipe orang yang sibuk di setiap hari kerja, Anda bisa melakukannya pada akhir pekan, alias weekend. Gunakanlah waktu libur Anda untuk lari pagi setidaknya 30-60 menit per hari.

Saat berlari pagi, tubuh akan melepas hormon endorfin. Hal itu bermanfaat untuk melepas stres, membuat tubuh lebih bugar, bahkan bisa menghilangkan rasa nyeri pada bagian tertentu. Namun, sebelum lari pagi, Anda perlu melakukan persiapan khusus supaya mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Sebelum lari pagi, pastikan Anda melakukan pemanasan terlebih dahulu. Sebab, otot belum panas sama sekali selepas bangun tidur. Hal ini tentunya berbeda apabila jogging pada sore hari, karena Anda tentunya sudah melakukan kegiatan yang merangsang pergerakan otot.

Lantas apa saja manfaat lari pagi setiap akhir pekan? Berikut ulasan selengkapnya.

 

2 of 6

1. Manfaat Lari Pagi Setiap Akhir Pekan: Awet Muda

20161205-Pemimpin-Dunia-yang-Hobi-Berolahraga
Mantan Presiden AS, Presiden AS George W. Bush saat berlari pagi bersama dengan US Secret Service Agen pada 27 Oktober 2002. Saat menjadi presiden dia berlari enam hari dalam sepekan. Dia bahkan punya treadmill di Air Force One. (AFP PHOTO/Stephen Jaffe)

Lari pagi bisa membuat kulit Anda mendapatkan asupan oksigen dan darah lebih banyak. Sehingga mempercepat regenerasi sel yang akan membuatnya lebih segar dan muda.

Pakar kesehatan dari Cardiff, Wales, bernama James Thie, mengungkapkan bahwa jika seseorang mulai rutin melakukan olahraga jogging atau berlari, maka akan membuatnya semakin awet muda dan panjang umur.

Berdasarkan hasil penelitian Copenhagen City Heart di Denmark, bahwa orang yang melakukan lari pagi akan semakin panjang umur. Kok bisa?

Studi tersebut bukan penelitian sembarang. Tetapi penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data partisipan sejak 1976 hingga 2003. Hasilnya menunjukkan bahwa dimana wanita yang rutin berlari akan memperpanjang usianya rata-rata 6,2 tahun. Sementara untuk kaum pria, mereka akan menambah usia rata-rata 5,6 tahun lebih lama.

Hal itu dikarenakan semakin sehatnya oragan jantung para pelari, serta sensitifitas insulin dan kepadatan tulangnya semakin baik.

 

3 of 6

2. Manfaat Lari Pagi Setiap Akhir Pekan: Menyehatkan Jantung

Para pemain Timnas Indonesia U-23 berlari saat latihan. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Para pemain Timnas Indonesia U-23 berlari saat latihan di Lapangan ABC, Jakarta, Kamis (14/3). Latihan ini merupakan persiapan jelang Kualifikasi Piala AFC U-23. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Pada saat berlari pagi, tak hanya otot-otot kaki saja yang bekerja, melainkan jantung juga akan aktif memompa darah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan oksigen bagi otot-otot yang digunakan untuk berlari.

Jika lari pagi setiap akhir pekan dilakukan secara rutin, maka jantung akan terlatih dengan baik sehingga statusnya menjadi lebih sehat dibanding jantung yang tidak terlatih.

Sebuah studi menunjukkan bahwa dengan berlari sejauh 16 Km dalam seminggu bisa menekan resiko penyakit atau gangguan tekanan darah hingga 39 persen. Masalah endapan kolesterol pada pembuluh darah jantung (aterosklerosis) juga bisa berkurang mencapai 34 persen.

Kendati demikian, lari pagi memiliki manfaat membantu mengurangi resiko penyakit-penyakit jantung setelah bekerja penuh selama lima hari. Di sisi lain, Anda juga menjaga pembuluh darah untuk tetap dan terhindar dari endapan kolesterol jahat seperti penyakit jantung koroner.

 

4 of 6

3. Manfaat Lari Pagi Setiap Akhir Pekan: Menurunkan Berat Badan

[Bintang] Cara membentuk lengan lebih berotot
Ilustrasi jogging | Via: reps-id.com

Setiap tubuh seseorang memiliki cadangan energi berupa glikogen pada otot, hati, dan lemak. Semua itu diperoleh melalui makanan. Jika Anda kurang beraktivitas, maka makanan akan menjadi tumpukan lemak dan menjadi gemuk.

Jika Anda tak ingin seperti itu, Anda harus memaksa tubuh agar jaringan lemak dipecah menjadi energi dengan melakukan olahraga lari pagi. Pada saat lari pagi, tubuh otomatis belum mendapatkan asupan. Apabila dipaksa untuk melakukan lari pagi, maka tubuh akan memecah lemak menjadi energi.

 

5 of 6

4. Manfaat Lari Pagi Setiap Akhir Pekan: Paru-paru Sehat

MILO Jakarta Interanational 10K Siap Digelar
Peserta dan komunitas lari mengikuti latihan lari bersama menjelang MILO Jakarta Interanational 10K 2019 di Senayan Jakarta Minggu (16/6/2019). Pemprov DKI Jakarta dan Nestlé MILO akan menggelar MILO Jakarta International 10K dengan tema “A Decade of MILOJI10K. (16/6/2019). (Liputan6.com/HO/Rizky

Berolahraga di pagi hari akan membuat paru-paru lebih sehat dan bersih, karena Anda akan menghirup udara bersih dengan kandungan oksigen tertinggi.

Jika paru-paru sehat, tentunya saluran pernapasan lainnya juga menjadi lebih sehat, kususnya bagi Anda yang memiliki masalah atau penyakit pada saluran pernapasan seperti asma, bronkhitis, dan lain sebegainya.

Sebuah penelitian melibatkan para penderita asma untuk lari pagi, yaitu berlari rutin tiap minggunya selama 3 bulan. Hasilnya sungguh menakjubkan! Serangan asma mereka jarang kambuh berkat lari pagi secara rutin.

 

6 of 6

5. Manfaat Lari Pagi Setiap Akhir Pekan: Mencegah Kanker Usus

Latihan Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, bersama staf pelatihnya jogging menuju penginapan usai latihan di Stadion Madya Senayan, Jakarta, Rabu (21/11). Kebiasaan ini sering dilakukan sejak era Luis Milla. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Lari pagi setiap akhir pekan, atau weekend akan mencegah Anda dari kanker usus. Mengapa demikian.

Ketika sampah makanan selama lima hari beraktivitas, masih ada yang tertimbun di dalam usus Anda. Jika begitu, maka racun-racun dan radikal bebas yang ada di dalamnya akan melakukan kontak yang lama dengan usus, sehingga bisa menyebabkan kanker usus.

Karena itulah lari pagi setiap akhir pekan sangat dianjurkan bagi Anda untuk meluangkan waktu sejenak setidaknya 30-60 menit.

Lanjutkan Membaca ↓