Macam-macam Gaya Renang Beserta Tekniknya Supaya Tidak Cedera

Oleh Novie Rachmayanti pada 10 Okt 2019, 08:01 WIB
Ungkap 'I Love You' Dalam Air, Ini 6 Potret Gempi dan Gisella Anastasia Asyik Berenang

Bola.com, Jakarta - Renang merupakan salah satu cabang olahraga yang sering dijadikan ajang rekreasi. Macam-macam gaya renang, masing-masing punya manfaat positif.

Renang tidak hanya menyegarkan tubuh, tetapi juga bermanfaat besar untuk kesehatan.

Berenang bisa dilakukan oleh berbagai kalangan, bahkan ibu hamil dan bayi maupun anak balita juga dianjurkan untuk melakukannya.

Jika Anda termasuk orang yang malas berolahraga karena tidak ingin berkeringat, renang akan menjadi pilihan yang tepat. Air akan terus mendinginkan suhu tubuh dan menyegarkan. Meski tak mengeluarkan keringat, renang tetap memberikan manfaat besar bagi tubuh.

Faktanya, berenang tidak hanya membuat tubuh sehat dan bugar. Anda juga dapat mencegah munculnya beberapa penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Namun, hasilnya bakal lebih maksimal apabila melakukan olahraga ini secara teratur.

Berenang juga dapat membuat tubuh jauh lebih rileks, serta mengurangi perasaan cemas dan stres, maupun depresi.

Berenang bermanfaat membakar kalori, menurunkan berat badan serta menjaga agar kadar gula darah tetap terkontrol. Menurut penelitian Berkeley Wellness dari University of California, berenang juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin.

Namun sebelum melakukannya, Anda perlu mengetahui macam-macam gaya renang beserta tekniknya supaya tidak salah melakukannya, karena akan berisiko cedera.

2 of 5

1. Renang Gaya Dada

Kejuaraan Dunia Akuatik 2015_03
Perenang Inggris Raya, Adam Peaty, berlomba di final 100m gaya dada putra Kejuaraan Dunia Akuatik 2015 di Kazan, Rusia. (3/8/2015). (AFP Photo/Francois Xavier Marit)

Gaya dada merupakan sebuah teknik renang yang mirip dengan katak saat berenang. Itulah mengapa gaya ini juga disebut dengan gaya katak.

Gaya dada kecepatannya lebih rendah dibandingkan dengan gaya bebas. Gaya tersebut cocok bagi yang ingin berenang santai.

Kekuatan teknik gaya dada berada di tangan dan kaki karena agar bisa mendorong badan ke depan. Pada dasarnya, gaya ini memerlukan kemampuan tangan untuk mendorong ke bawah saat kepala ke atas untuk melakukan pernapasan. 

3 of 5

2. Renang Gaya Bebas

Ruck Taylor-Commonwealth Games 2018
Aksi perenang asal Kanada, Ruck Taylor saat bersaing pada kejuaraan renang 200m gaya bebas putri Commonwealth Games 2018 di Aquatic Center di Gold Coast, Australia (5/4). (AP Photo/Rick Rycroft)

Gaya bebas merupakan teknik berenang yang menggunakan kebebasan tangan dan kaki untuk melakukan gerakan agar badan dapat meluncur dengan cepat. Kendati disebut dengan gaya bebas, teknik renang itu juga tetap memiliki aturan.

Pada saat melakukan gaya bebas, posisi badan berada di atas permukaan air. Tangan mengayuh ke depan, sedangkan kaki menendang atau melakukan gerakan seperti menggunting.

Teknik pengambilan napas yang baik adalah ketika tangan diangkat ke atas untuk mengayuh. Sedangkan kepala digelengkan ke samping kanan dan kiri. Setelah itu, lakukan penarikan napas bisa dengan mulut atau hidung. 

4 of 5

3. Renang Gaya Kupu-kupu

Perenang Syuci Indriani Sabet Perak 100m Gaya Kupu-Kupu
Aksi atlet Indonesia, Syuci Indriani (kiri) saat final 100 meter gaya kupu-kupu putri S14 di Aquatic Center, Jakarta, Rabu (10/10). Syuci berhasil meraih mendali perak dengan catatan waktu 1 menit 11,08 detik. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Gaya kupu-kupu merupakan teknik renang yang dikembangkan dari gaya dada. Tak terlalu berbeda, pada teknik dasar renang gaya kupu-kupu yang harus dimiliki adalah kekuatan lengan.

Gaya renang yang satu ini mempunyai pusat kekuatan pada lengan. Gerakannya dapat seperti lumba-lumba yang masuk ke air kemudian keluar saat tangan didorong ke bawah. Kemudian kaki harus lurus dan ikut bergerak sesuai alur gerakan badan.

Gaya renang kupu kupu juga kerap disebut dengan gaya lumba lumba. Kecepatan teknik itu memang lebih cepat daripada gaya bebas. Namun, untuk melakukannya Anda harus mengeluarkan tenaga yang lebih besar. 

5 of 5

4. Renang Gaya Punggung

Ricky Anggawijaya Raih Emas 200 Meter Gaya Punggung
Perenang ESC Bandung, Ricky Anggawijaya saat lomba 200 meter gaya punggung putra Kejuaraan Aquatik Indonesia Open 2017 di Stadion Aquatik GBK, Jakarta, Jumat (15/12). Ricky mencatat waktu 02.04,75 detik. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Gaya punggung merupakan teknik renang dengan posisi badan terlentang melihat ke atas. Sedangkan punggung berada di permukaan air.

Gerakan kaki dan tangan sama seperti gaya bebas, tetapi arahnya berlawanan. Teknik pengambilan napas gaya punggung dapat dilakukan kapan saja, karena wajah berada di atas air dan menghadap ke atas. Sehingga Anda lebih mudah menarik dan mengembuskan napas.

Lanjutkan Membaca ↓