5 Manfaat Buah Matoa bagi Kesehatan dan Kecantikan

Oleh Novie Rachmayanti pada 04 Nov 2019, 16:20 WIB
Buah Matoa

Bola.com, Jakarta - Apakah Anda pernah mengonsumsi buah matoa? Ya, buah matoa merupakan satu di antara jenis buah-buahan yang kurang dikenal.

Buah yang memiliki nama ilmiah Pometia pinnata ini berasal dari tanah Papua, namun terkadang dijual pula di berbagai belahan Indonesia, termasuk Pulau Jawa. Buah mato terkenal dengan sebutan Ton atau Taun di Papua Nugini.

Batang pohon matoa bisa mencapai 20 meter dan menghasilkan buah berbentuk lonjong. Buah matoa hanya bisa berbuah di daerah tropis pada Juli hingga Oktober setiap tahunnya.

Buah ini bertekstur kenyal dan berwarna bening seperti rambutan, kelengkeng atau leci. Rasa buah matoa juga hampir sama dengan kelengkeng, rambutan atau leci.

Meski matoa tak sepopuler kelengkeng, tetapi buah ini memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan. Berdasarkan hasil studi dalam jurnal Extraction of Fruit Peels of Pometia Pinnata and Its Antioxidant and Antimicrobalactivities, buah matoa mengandung nutrisi dan antioksidan yang cukup tinggi.

Seperti pada buah-buahan lainnya, senyawa antioksidan mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan pertumbuhan sel kanker. Nutrisi dalam buah matoa seperti vitamin C dan E, mineral, serta tanin yang baik bagi kesehatan tubuh.

Berikut adalah manfaat buah matoa bagi kesehatan dan kecantikan, yang telah dirangkum dari berbagai sumber, Senin (4/11/2019).

2 of 6

1. Manfaat Buah Matoa bagi Kesehatan: Mencegah Penyakit Kanker

Seperti penjelasan sebelumnya, buah matoa mengandung senyawa antioksidan. Kandungan tersebut mampu menangkal radikal bebas guna mencegah risiko penyakit kanker.

Seperti melansir dari Medical News Today, radikal bebas merupakan sebuat atom ringan yang dapat merusak sel baik, hingga berisiko munculnya penyakit kronis sepert kanker. Radikal bebas bisa masuk ke dalam tubuh melalui udara yang dihirup maupun penggunaan bahan-bahan kimia terentu.

Matoa mengandung zat tanin yang merupakan antioksidan. Oleh karena itu, konsumsilah buah matoa supaya tubuh terhindar dari perkembangan sel kanker.

3 of 6

2. Manfaat Buah Matoa bagi Kesehatan: Menurunkan Tekanan Darah dan Menyehatkan Jantung

Kandungan vitamin C dalam buah matoa dipercaya mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Nutrisi ini juga bisa melancarkan peredaran darah yang berhubungan dengan jantung.

Mengacu pada hal tersebut, buah matoa akan menjaga kesehatan jantung guna menurunkan risiko serangan jantung dan penyakit stroke.

Vitamin E dan C dalam buah matoa juga mampu mencegah penyakit jantung koroner dan berperan mencegah degenerasi sel-sel dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

4 of 6

3. Manfaat Buah Matoa bagi Kesehatan: Membunuh Kuman dan Bakteri Penyebab Penyakit

Setiap penyakit pada dasarnya disebabkan oleh kuman, bakteri, atau virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Namun Anda tak perlu khawatir, karena buah matoa dapat mencegah infeksi virus atau bakter.

Buah matoa memiliki kandungan gula alami yang akan berperan dalam pembakaran energi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Sanyawa tanin pada buah matoa juga bisa menekan pertumbuhan bakteri dengan cara menghambat enzim dan DNA yang penting bagi bakter. Sehingga dapat mencegah pertumbuhan bakteri.

5 of 6

4. Manfaat Buah Matoa bagi Kecantikan: Mengatasi Jerawat

Buah matoa memiliki senyawa bersifat antimikroba yang dapat mencegah timbulnya jerawat. Kandungan buah matoa bisa membunuh bakteri akibat masalah kulit, termasuk jerawat.

Vitamin C dan E dalam buah matoa akan membuat kulit lebih bersih tanpa jerawat. Maka dari itu, Anda perlu rajin mengonsumsi buah yang satu ini untuk mengatasi masalah jerawat.

 

6 of 6

5. Manfaat Buah Matoa bagi Kecantikan: Meremajakan Kulit

Buah matoa dipercaya mampu memperbaiki kulit dari paparan sinar ultra violet (UV) yang penyebab kerusakan kulit. Kandungan vitamin C dan E buah matoa dapat melembapkan kulit dan elastis.

Buah matoa juga dapat mencerahkan kulit dan membuat Anda terlihat awet muda. Manfaat tersebut karena adanya kandungan akntioksidan yang dapat mengoptimalkan regenerasi sel kulit.

Sumber: Medical News Today

Lanjutkan Membaca ↓