Keluarga Akan Bangun Museum dan Cafe untuk Mengenang Afridza Munandar

Oleh Achmad Yani Yustiawan pada 05 Nov 2019, 08:35 WIB
Afridza Munandar, pembalap muda asal Indonesia

Tasikmalaya - Pihak keluarga sudah menyatakan keikhlasannya melepas kepergian Afridza Munandar. Hal ini disampaikan ayah Afridza, Irwan Munandar, Selasa (5/11/2019).

Jenazah Afridza Munandar dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di Kampung Sambongbencoy, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin malam (4/11/2019).

Afridza Munandar adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Pembalap muda Indonesia ini, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan dalam balapan Asia Talent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Menurut Irwan, sebelum musibah itu, Afridza pernah mengutarakan keinginannya membuat usaha kafe yang bisa dijadikan tempat berkumpul teman-temannya.

"Kami akan merealisasikan cita-citanya ingin buka kafe sekaligus buat museum memamerkan barang-barang Afridza," kata Irwan.

Ribuan warga ikut menyambut kedatangan jenazah Alfridza ke Kota Tasikmalaya. Mobil ambulans yang membawa almarhum disambut warga dan keluarga sejak memasuki Kota Tasikmalaya hingga sampai ke rumah duka di Perumahan Tamansari Indah, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Peti yang membawa jenazah pembalap muda itu, dibawa ke teras rumah. Keluarga dan warga mengucapkan doa dan tahlil dengan isak tangis.

Sejumlah pejabat perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jabar dan Pemerintah Kota Tasikmalaya hadir saat kedatangan jenazah Afridza Munandar kemudian ikut doa bersama.

Jenazah Afridza Munandar kemudian dibawa ke Masjid Al-Muttaqin yang berada di lingkungan perumahan tersebut, untuk selanjutnya dibawa ke pemakaman keluarga.

2 of 2

Ikut Berduka

Adenanta
Adenanta persembahkan podium ketiga pada race dua Asian Talent Cup untuk mendiang Afridza Munandar (dok: Honda)

Sementara itu, Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menyampaikan turut berduka dengan kepergian pembalap muda Afridza Munandar sebagai putra daerah yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia.

"Almarhum telah mengharumkan bangsa Indonesia, banyak prestasi yang telah diraih dan ditorehkan almarhum, khususnya dalam balapan motor," katanya.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jabar Engkus Sutisna menyatakan pembalap Afridza Munandar layak mendapatkan penghormatan sebagai pahlawan olahraga.

Menurut Engkus, Afridza merupakan atlet balap motor asal Kota Tasikmalaya yang telah mengharumkan nama Indonesia dengan menunjukan prestasinya di tingkat internasional.

 

 

Sumber asli: Liputan6.com

Disadur dari: Liputan6.com (Achmad Yani Yustiawan/Harley Ikhsa published 5/11/2019)

Lanjutkan Membaca ↓