Indonesia Pasang Target 100 Medali Emas di ASEAN Para Games 2020

Oleh Vincentius Atmaja pada 21 Nov 2019, 19:45 WIB
Diperbarui 21 Nov 2019, 20:18 WIB
Senny Marbun, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia

Bola.com, Solo - National Paralympic Committee (NPC) menatap ASEAN Para Games (APG) 2020 di Filipina, 17-25 Januari 2019, penuh optimisme. Juara umum menjadi target yang realistis kontingen Indonesia.

Kontingen Indonesia punya potensi meraih 100 medali emas, 83 perak, dan 69  perunggu di ajang dua tahunan ini,

Kontingen NPC Indonesia berkekuatan 490 orang yang terdiri dari 300 atlet, 100 manajer dan pelatih, serta 90 tenaga pendukung. Para atlet sudah digembleng dalam pemusatan latihan sejak beberapa bulan lalu di Kota Solo dan sekitarnya, yang merupakan markas NPC Indonesia.

"Pelatnas berlangsung selama delapan bulan, sejak Mei hingga Desember 2019. Artinya, persiapan kami cukup panjang sehingga juara umum APG Filipina harus kami raih," ujar Rima Ferdianto, Koordinator persiapan kontingen ASEAN Para Games 2020, kepada Bola.com, Kamis (21/11/2019).

NPC Indonesia berstatus juara bertahan APG pada edisi 2017 di Malaysia. Saat itu Indonesia keluar sebagai juara umum dengan meraih 126 medali emas, 75 perak, dan 50 perunggu.

Persiapan ke Paralimpik Tokyo Rima Ferdianto menambahkan, selama pelatnas berlangsung, NPC Indonesia tidak hanya terfokus pada APG di Filipina saja. Namun, juga agenda besar lainnya, yakni Paralimpik 2020 di Tokyo.

Indonesia mengupayakan dapat mengirimkan atlet untuk beberapa cabang olahraga di Paralimpik 2020. Antara lain cabang olahraga badminton, balap sepeda, angkat bicara, menembak, renang, dan tenis meja.

"Dari hasil kajian tim dari pelatnas NPC, atlet yang lolos ke babak kualifikasi Paralimpik ada 28 orang. Mereka wajib memaksimalkan ajang ASEAN Para Games sebagai tolok ukur menuju Paralimpik nanti," kata Rima Ferdianto.