Lee Yong-dae Buka-Bukaan soal Pemain Bulutangkis Favoritnya, Ternyata Dari Indonesia

Oleh Hesti Puji Lestari pada 22 Nov 2019, 16:25 WIB
Diperbarui 24 Nov 2019, 15:16 WIB
Bukti Kecintaan Fans Indonesia Kepada si Ganteng Lee Yong-dae (UD

Bola.com, Jakarta - Pebulutangkis asal Korea Selatan, Lee Yong-dae, buka-bukaan perihal atlet bulutangkis idolanya. Ternyata, role model pria berusia 31 tahun itu berasal dari Indonesia.

Informasi tentang atlet bulutangkis idola Lee tersebut terungkap pada Kamis (21/11/2019). Melansir dari unggahan sebuah YouTube Korea Reomit milik Hansol Jang, Lee Yong-dae mengaku menaruh hormat kepada legenda bulutangkis asal Indonesia yang kini berkewarganegaraan Amerika Serikat, Tony Gunawan.

"Saya suka sekali dengan Tony Gunawan. Saya menjadikan dia sebagai role model saya," ujar Lee Yong-dae.

Pebulutangkis yang sempat gantung raket selepas Olimpiade 2016, tapi kini sudah kembali, itu mengaku punya alasan menjadikan Tony Gunawan sebagai salah satu idolanya. Menurut Lee, Tony Gunawan merupakan atlet yang pantang menyerah.

Lee mengatakan Tony Gunawan, yang merupakan peraih medali emas Olimpiade 2000 saat berpasangan dengan Candra Wijaya itu, merupakan pemain yang mampu menaklukkan kekurangan pada dirinya. Kebetulan, kekurangan yang dimiliki Tony Gunawan sama persis dengan kekurangan Lee.

"Menurut saya, Tony itu atlet yang bisa mengalahkan kekurangannya sendiri. Kebetulan kelemahan yang saya miliki mirip dengan Tony," ujar Lee.

"Saya pun terdorong untuk terus menunjukkan performa seperti beliau. Dia adalah role model saya," tambah Lee Yong-dae.

 

2 of 2

Apa Kelemahannya Keduanya?

Candra Wijaya (kiri) dan Tony Gunawan, juara ganda putra Olimpiade Sydney 2000. (AFP/Robyn Beck)
Candra Wijaya dan Tony Gunawan, juara ganda putra Olimpiade Sydney 2000. (AFP/Robyn Beck)

Menurut Lee Yong-dae, baik dirinya ataupun Tony Gunawan sama-sama memiliki teknik smes yang cenderung lemah. Keduanya tidak memiliki power yang cukup kuat ketika melakukan pukulan tersebut.

Mengacu pada hal tersebut, Lee berusaha mencari alternatif soal kelemahannya itu. Ia meniru apa yang dilakukan Tony Gunawan dengan menerapkan strategi baru.

Masih menurut Lee Yong-dae, secara tidak langsung Tony Gunawan telah mengajarkan kepadanya untuk berinovasi dalam permainan.

"Ada satu informasi penting yang harus saya katakan. Selama ini, banyak orang menganggap saya sudah pensiun, tapi sebenarnya saya belum pensiun," tambah Lee Yong-dae.

Sumber: YouTube

Lanjutkan Membaca ↓
Cerita Lari 250 KM untuk Anak-Anak Aceh