Anthony Ginting dan 3 Unggulan yang Tersingkir Dini di Malaysia Masters 2020

Oleh Hesti Puji Lestari pada 09 Jan 2020, 14:25 WIB
Diperbarui 09 Jan 2020, 14:25 WIB
Anthony Sinisuka Ginting
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memukul kok ke arah Kento Momota dari Jepang pada laga final BWF World Tour Finals 2019 di Tianhe Gymnasium, Guangzhou, China, Minggu (15/12/2019). Anthony Ginting gagal juara BWF World Tour Finals 2019 setelah takluk 21-17, 17-21, 14-21. (STR/AFP)

Bola.com, Jakarta - Kompetisi Malaysia Masters telah memasuki babak kedua pada Kamis (9/1/2020). Hari ini delapan wakil Indonesia berjibaku pada babak kedua kompetisi yang dilaksanakan di Axiata Arena, Kuala Lumpur tersebut.

Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie kini jadi tumpuan Indonesia setelah Anthony Sinisuka Ginting tersingkir di babak pertama.

Selain Jonatan Christie, tujuh wakil Indonesia masih tersisa di babak kedua kompetisi Super 500 tersebut. Mereka yang tersisa termasuk tiga ganda putra yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Kevin / Marcus akan menghadapi tantangan sulit pada babak kedua. Ganda putra Indonesia itu bakal menantang pasangan andalan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada babak kedua Malaysia Masters 2020.

Secara peringkat Kevin / Marcus sangat diunggulkan. Minions kini menjadi ganda putra berperingkat satu dunia. Sementara Aaron Chia/Soh Wooi Yik bercokol di peringkat delapan dunia.

Namun, bermain di depan publik sendiri, bisa menjadi alasan Aaron Chia/Soh Wooi Yik memberi kejutan. Selagi menanti kejutan yang bakal ditorehkan ganda putra andalan masing-masing negara tersebut, pencinta bulutangkis Tanah Air sempat dikejutkan dengan hasil babak pertama Malaysia Masters 2020.

Beberapa atlet unggulan menorehkan hasil yang kurang baik. Imbasnya, mereka harus tersingkir dan angkat koper lebih dulu di ajang Super 500 tersebut.

Siapa saja unggulan yang gugur di babak 32 besar Malaysia Masters? Berikut Bola.com telah merangkumnya. 

2 dari 5 halaman

1. Anthony Sinisuka Ginting

Anthony Sinisuka Ginting
Anthony Sinisuka Ginting. (PBSI)

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, tersingkir di babak pertama. Pemain asal Cimahi, Jawa Barat itu takluk dari pemain non-unggulan asal China, Huang Yu Xiang.

Ginting, yang menempati unggulan kedelapan, kalah dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 20-22. Tersingkirnya Anthony Ginting tersebut cukup mengejutkan. Dia kalah dari pebulutangkis asal China yang tidak terlalu diunggulkan.

Saat ini, Huang Yi Xiang merupakan pebulutangkis berperingkat 27 dunia. Peringkat tersebut jauh di bawah Anthony Ginting yang masih kukuh di posisi tujuh dunia. Namun di lapangan, hasil bisa sangat berbeda.

3 dari 5 halaman

2. Preveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti
Ganda campuran, Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sektor ganda campuran Indonesia juga mencatatkan hasil kurang memuaskan di Malaysia Masters 2020. Dua ganda campuran Indonesia yakni Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari gugur di babak 32 besar.

Kandasnya Preveen/Melati di babak pertama kompetisi Super 500 tersebut yang paling menyita perhatian. Preveen/ Melati merupakan pasangan unggulan di sektor ganda campuran Indonesia. Mereka menempati unggulan kelima di Malaysia Masters 2020. 

Saat itu, Preveen/ Melati kalah dari pasangan tuan rumah yakni Man Wei Chong/ Tan Pearly Koong Le dalam dua gim langsung. Praveen / Melati kalah dengan skor 18-21 dan 13-21.

Sementara Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dipencundangi pasangan Chinese Taipei, Lee Yang/Yang Ching Tun dalam tiga gim dengan skor 18-21, 21-16, 18-21.

4 dari 5 halaman

3. Anders Antonsen

Jonatan Christie
Tunggal putra Denmark, Anders Antonsen. (TOSHIFUMI KITAMURA/AFP)

Tunggal putra andalan Denmark, Anders Antonsen, juga mengalami nasib sial di babak pertama kompetisi Malaysia Masters. Bagaimana tidak, pebulutangkis berperingkat empat dunia yang menempati unggulan ketiga tersebut kalah dari tunggal putra Malysia, Lee Zii Jia.

Padahal, Lee Zii bukanlah atlet unggulan Malaysia. Saat ini, ia hanya duduk di peringkat 14 dunia. Namun, pemain berusia 21 tahun tersebut berhasil menumbangkan seniornya itu.

Catatan kemenangan Le Zii di babak pertama Malaysia Masters itu juga tak bisa dibilang sembarangan. Ia berhasil mengalahkan Anders Antonsen dalam tiga gim. Dua di antaranya selesai dengan selisih skor yang mencolok yakni 14-21, 21-15, dan 21-8.

5 dari 5 halaman

4. Akane Yamaguchi

FOTO: Akane Amaguchi Juara Indonesia Open 2019 Usia Kalahkan Pusarla Sindhu
Tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, berhasil mengalahkan Pusarla Sindhu pada Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Minggu (21/7). Akane menang 21-16 dan 21-18 dari Pusarla. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Tunggal putri Jepang, Akane Yamaguchi, juga harus angkat koper lebih awal setelah merengkuh hasil buruk di babak pertama Malaysia Masters 2020. Yamaguchi, yang menempati unggulan keempat, kalah dari bintang bulutangkis Spanyol, Carolina Marin.

Marin menang dalam dua gim langsung dengan skor 21-4 dan 24-22.

Lanjutkan Membaca ↓
Atlet Anggar Venezuela Peraih Medali Emas Olimpiade Jadi Pengantar Makanan Online