5 Momen Menyentuh di Final Daihatsu Indonesia Masters 2020, Termasuk Selebrasi Greysia / Apriyani

Oleh Yus Mei Sawitri pada 20 Jan 2020, 07:25 WIB
Diperbarui 20 Jan 2020, 07:56 WIB
Greysia Polii/Apriyani Rahayu

Bola.com, Jakarta - Publik bulutangkis Tanah Air benar-benar dipuaskan dengan hasil di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020.  Indonesia menjadi juara umum setelah meraih tiga gelar juara pada final di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (19/1/2020). 

Gelar pertama disumbangkan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon setelah mengalahkan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dalam dua gim langsung dengan skor 21-15, 21-16.

Gelar ganda putri yang sudah lama diidamkan Indonesia di kandang sendiri, akhirnya bisa dipersembahkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu membungkam ganda Denmark, Sara Thygesen/Maiken Fruergaard, dengan skor 18-21, 21-11, 23-21.

Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menjadi wakil ketiga yang menyumbang gelar juara bagi Merah Putih. Ia mengulang sukses di Daihatsu Indonesia Masters 2018 setelah di final mengalahkan juara bertahan asal Denmark, Anders Antonsen, dengan skor 17-21, 21-15, 21-9.

Gelar tersebut terasa sangat istimewa bagi Anthony Ginting. Sudah lama dia merasakan paceklik titel, tepatnya sejak China Terbuka 2018. Artinya, Anthony puasa gelar selama 16 bulan. 

Penampilan apik wakil-wakil Indonesia di perhelatan Indonesia Masters 2020 tentu saja membuat publik terhibur, dan tak sedikit terharu. Apalagi sepanjang perhelatan final tersebut tersaji beberapa momen menyentuh di lapangan. 

Berikut ini lima momen menyentuh sepanjang perhelatan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta.

 

2 dari 6 halaman

1. Selebrasi Anthony Sinisuka Ginting Peluk Ibu dan Pelatihnya

Anthony Sinisuka Ginting
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, melakukan selebrasi bersama pelatih usai menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Anthony Ginting menang 17-21, 21-15, dan 21-9. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Anthony Sinisuka Ginting akhirnya menyudahi penantian selama 16 bulan untuk kembali meraih gelar juara. Setelah menyudahi perlawanan Anderts Antonsen, pemain berusia 23 tahun tersebut terlihat begitu lega. 

Momen menyentuh tersaji ketika dia berselebrasi dengan memeluk pelatihnya, Hendry Saputra, dan tentu saja ibunya,  Lucia Sriati. Anthony mendatangi tribune penonton kemudian memeluk sang ibunda dengan haru. 

Dia juga mempersembakan kemenangan tersebut untuk sang ibunda tercinta. 

"Mama sudah datang sejak Kamis. Beliau sudah ikut nonton bersama adik dan kakak. Senang sekali, apalagi bisa juara dan memberi hadiah kepada mama yang sudah jauh-jauh ke sini," kata Anthony dalam jumpa pers setelah pertandingan.

Anthony Ginting juga mengungkapkan kegembiraannya akhirnya bisa menjadi juara setelah lima kali gagal di final pada 2019.

"Jujur saya senang banget, apalagi ini di rumah sendiri bisa juara. Gelar ini sangat berarti buat saya, saya lebih termotivasi, lebih semangat lagi untuk mengejar ke olimpiade," ucap Anthony.

 

 

3 dari 6 halaman

2. Anthony Ginting Ajak Ibunda ke Podium

Anthony Sinisuka Ginting
Pebulutangkis Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting (kanan) bersama ibunya usai laga final tunggal putra Indonesia Masters 2020 melawan Anders Antonsen (Denmark) di Istora GBK, Jakarta, MInggu (19/1/2020). Anthony Sinisuka Ginting unggul 17-21 21-15 21-9. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Anthony Ginting bukan hanya memeluk sang ibunda setelah memastikan gelar juara. Pemain asal Cimahi, Jawa Barat, tersebut, juga mengajak sang ibunda ke podium. 

Dia mengajak sang ibunda naik ke podium untuk berfoto bersama setelah seremoni penyerahan hadiah juara. 

Seperti yang diungkapkan Anthony Ginting, kehadiran sang ibunda yang memberi dukungan sejak babak kedua sangat berarti bagi sang pemain. 

4 dari 6 halaman

3. Selebrasi Emosional Greysia / Apriyani

Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melakukan selebrasi usai menjuarai Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Greysia/Apriyani menang 18-21, 21-11, dan 23-21. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Gelar Indonesia Masters 2020 sangat berarti bagi ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Setelah berbagai rangkaian hasil kurang memuaskan pada tahun lalu, mereka bisa menebusnya dengan gelar pada awal 2020. 

Apalagi, ini juga gelar pertama Greysia Polii di Istora Senayan. Sebelumnya, pemain asal Manado tersebut belum pernah juara di sana. 

Tak mengherankan, setelah meraih kemenangan, pasangan unggulan delapan tersebut tak mampu menahan air mata.  Greysia tampak berteriak emosional meluapkan kegembiran. Dia kemudian berdiri memandang seisi Istora dengan tatapan penuh makna. 

Apriyani juga langsung menjatuhkan diri sembari terlentang di lapangan, dengan air mata mengalir dari matanya. Dia kemudian bersujud syukur. Greysia/Apriyani kemudian berpelukan erat. 

Greysia/Apriyani mengaku sangat emosional bisa memenangi duel dramatis tersebut. "Puji Tuhan kami bisa memenangi pertandingan. Jujur, kami sangat lelah sekali. Sudah pusing kepala dan itulah yang kami rasakan," kata Greysia usai pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020.

5 dari 6 halaman

4. Wajah Haru Greysia / Apriyani di Podium

Bermain Ketat, Greysia Polii / Apriyani Rahayu Juara Ganda Putri Indonesia Masters 2020
Pebulutangkis Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di podium kemenangan usai melawan Maiken Fruergaard/Sara Thygesen (Denmark) pada final ganda putri Indonesia Masters 2020 di Istora GBK, Jakarta, MInggu (19/1/2020). Greysia/Apriyani unggul 18-21 21-11 23-21. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pemandangan menyentuh juga tersaji ketika Greysia/Apriyani naik ke podium juara setelah menjuarai Indonesia Masters 2020. Greysia/Apriyani terlihat terharu ketika melambaikan tangan ke para penonton yang menyesaki Istora Senayan. 

Bahkan, Apriyani Rahayu terlihat berusaha menahan air matanya karena terharu dengan momen tersebut. 

6 dari 6 halaman

5. Podium Penuh Kehangatan di Ganda Putra

Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi
Ganda Putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, berada di podium usai laga final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Kevin/Marcus menang 21-15, 21-16. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pemandangan menyentuh dan hangat juga tersaji saat penyerahan gelar di nomor ganda putra. Seperti pada tahun lalu, podium dipenuhi putra-putri para finalis. 

Marcus Fernaldi mengajak putranya, begitu juga pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan yang juga didampingi putra-putrinya untuk menerima hadiah. 

Pemandangan yang sama juga terjadi saat podium juara Indonesia Masters 2019 dan Indonesia Open 2019. Pada dua kesempatan tersebut, final selalu menyajikan duel Kevin/Marcus kontra Ahsan/Hendra. Uniknya, ketiga final tersebut juga selalu dimenangi Kevin/Marcus.

 

Lanjutkan Membaca ↓