17 Kondisi Dibolehkan Bawa Anak dan Ibu Hamil ke Rumah Sakit saat Pandemi Virus Corona

Oleh Yus Mei Sawitri pada 26 Mar 2020, 12:30 WIB
Diperbarui 26 Mar 2020, 12:30 WIB
5 Langkah Redakan Pilek pada Anak

Bola.com, Jakarta - Penyebaran virus corona yang belum menunjukkan tanda-tanda melambat membuat imbauan untuk melakukan social distancing terus digalakkan. Cara tersebut dinilai menjadi alternatif yang paling direkomendasikan untuk menahan penyebaran COVID-19. 

Gerakan diam di rumah saat pandemi virus corona atau Covid-19 diikuti banyak imbauan lain dalam segala aspek kehidupan. Termasuk imbauan bagi orang tua dan ibu hamil untuk menunda memeriksakan ke rumah sakit untuk mencegah terinveksi virus corona.

Banyak alasan yang mendasari imbauan tersebut. Satu di antaranya tentu saja supaya mencegah anak atau ibu hamil terpapar virus corona saat memeriksakan diri di rumah sakit. 

Imbauan tersebut disampaikan akun Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI dan Perkumpulan Obsteri dan Ginekologi Indonesia atau POGI.

Namun meski disarankan untuk menunda pemeriksaan, ada beberapa kondisi pengecualian kita bisa membawa anak dan bumil ke dokter atau rumah sakit di tengah pandemi virus corona. Berikut di antaranya, seperti dilansir dari berbagai sumber. 

 

2 dari 3 halaman

Kondisi Dibolehkan Bawa Anak ke Rumah Sakit saat Pandemi Corona

Cara Orang Tua Menghadapi Kejang Demam pada Anak
©Shutterstock

1. Saat anak sesak napas atau biru pada bibir

2. Diare terus menerus atau muntah disertai lemas atau dehidrasi

3. Nyeri perut hebat

4. Pendarahan terus-menerus

5. Kejang atau penurunan kesadaran atau kelumpuhan

6. Demam tinggi atau lebih atau demam pada neonatus

7. Kecelakaan

8. Keracunan, menelan benda asing, digigit hewan berbisa

9. Tambahan, imunisasi dapat ditunda maksimal dua minggu  

 

3 dari 3 halaman

Kondisi Dibolehkan Bawa Ibu Hamil ke Rumah Sakit saat Pandemi Corona

Penyakit Jantung Kini Rentan Menyerang Ibu Hamil? (Africa Studio/Shutterstock)
Ilustrasi Ibu Hamil (Africa Studio/Shutterstock)

1. Muntah hebat

2. Pendarahan

3. Kontraksi atau nyeri perut hebat

4. Pecah ketuban

5. Tekanan darah tinggi

6. Nyeri kepala hebat

7. Tidak merasakan gerak janin

8. Kejang 

Sumber asli: berbagai sumber

Disadur dari: Fimela (Penulis Novi Nadya/Editor Adinda Tri Wardhani, published: 23/3/2020)

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus Corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

Lanjutkan Membaca ↓
Penggunaan Masker yang Benar Saat Pandemi Virus Corona COVID-19