Cegah Penularan Virus Corona, Ketahui Cara dan Etika Batuk yang Benar

Oleh Aning Jati pada 28 Mar 2020, 11:10 WIB
Diperbarui 28 Mar 2020, 11:10 WIB
Ilustrasi Batuk
ilustrasi batuk (sumber: iStock)

Bola.com, Jakarta - Ada tiga gejala utama seseorang terinfeksi virus Corona, yakni demam, batuk, dan sesak napas. Dari ketiga ciri tersebut, batuk kering dianggap yang paling berbahaya.

Alasannya, batuk dapat menyebarkan percikan (droplet) yang bisa menulari orang lain.

Terkait cara penularan, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk mengganggap hal itu sebagai airborne desease.

Droplet dari orang yang batuk tersebut langsung bisa mengenai orang-orang di sekitar atau partikel yang lantas dihirup orang di sekitarnya. Hal itu karena droplet tersebut bisa bertahan di udara (aerosol) hingga empat jam

Selain itu, virus yang berasal dari percikan tersebut juga bisa hidup hingga empat jam di permukaan tembaga, serta 24 jam pada kardus.

Orang yang kemudian menyentuh barang-barang yang terkena droplet tersebut, berisiko tertular virus Corona jika tidak segera mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik atau memakai hand sanitizer.

Mengacu hal itu, sangat mendesak bagi masyarakat memahami pentingnya menjaga jarak fisik (social-physical distancing).

Masyarakat wajib mengetahui cara kerja musuh, dalam hal ini virus Corona. Dengan menjaga jarak, setidaknya satu meter dengan orang lain, kita bisa memutus mata rantai penyebaran virus yang telah menginfeksi 500 ribu lebih orang di dunia ini.

Bola.com mencoba memberikan informasi perihal bagaimana etika batuk yang benar di tengah pandemi COVID-19 sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan, yang dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (27/3/2020).

2 dari 2 halaman

Bagaimana Etika Batuk yang Benar?

Batuk
(Ilustrasi/Istimewa)
  • Jika seseorang mengalami keluhan batuk, atau bersin, pertama, gunakan masker. Direkomendasikan pula untuk menggunakan masker yang disposable (masker pernapasan, bukan masker bedah).
  • Jangan meletakkan masker bekas dipakai pada leher karena bisa menyebar kembali virus dan bakteri ketika digunakan kembali.
  • Jika terpaksa tak bisa mengenakan masker, saat batuk atau bersin, ditutup hidung dengan lengan bagian dalam, kemudian cuci tangan selama 20 detik sesering mungkin.
  • Jika menggunakan tisu, langsung dibuang, jangan buang di sembarang tempat, dan jangan dibawa-bawa dan atau digunakan kembali.
  • Pakar menyatakan, tidak disarankan tidak menggunakan sapu tangan saat sedang bersin atau batuk.

Sumber: Berbagai Sumber

 

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus Corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

Lanjutkan Membaca ↓
Ini yang Dinanti Pecinta Tinju, Mike Tyson Kembali Berlaga dan Hadapi Roy Jones Jr