7 Panduan Merawat Pasien Terinfeksi Virus Corona COVID-19 yang Jalani Isolasi Mandiri

Oleh Harley.Ikhsan pada 30 Mar 2020, 22:20 WIB
Diperbarui 30 Mar 2020, 22:20 WIB
Isolasi

Jakarta - Kasus virus corona penyebab penyakit COVID-19 di seluruh dunia sudah melewati setengah juta. Pandemi ini membuat masyarakat panik. Apalagi jika ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala terjangkit virus Corona.

Lalu apa yang harus dilakukan pada tahap ini? Mengutip Boldsky, berikut pedoman penanganan pasien virus corona yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

1. Langkah jika terpapar COVID-19?

Pantau semua gejala COVID19. Anda harus memeriksa suhu tubuh setiap hari. Segera mencari bantuan medis jika penyakit memburuk.

2. Apa yang harus dilakukan jika tinggal bersama orang terjangkit COVID-19?

Bersihkan semua permukaan yang disentuh, seperti gagang pintu, meja, telepon, toilet, perlengkapan kamar mandi, tablet, dan meja samping tempat tidur setiap hari. Bersihkan permukaan yang mungkin memiliki cairan tubuh atau darah di atasnya. Cuci pakaian sampai bersih.

3. Bagaimana cara saya merawat orang yang sakit COVID-19?

Jika Anda merawat seseorang yang dicurigai atau terpapar virus corona, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Upayakan tubuh tidak sakit dan pastikan rumah terbebas dari kuman.

Orang yang sakit harus diisolasi di rumah. Simpan pasien di ruangan yang berventilasi baik. Batasi pergerakan pasien di rumah dan minimalkan ruang bersama.

Bersihkan pakaian pasien, sprei, handuk dengan sabun cuci atau deterjen, dan keringkan sampai bersih. Gunakan tempat tidur yang bersih untuk pasien.

Peralatan makan pasien harus dibersihkan dengan sabun dan air setelah digunakan. Masker medis harus diberikan kepada pasien untuk mengandung sekresi pernapasan. Itu harus dipakai setiap hari dan dibuang.

Jika pasien tidak dapat memakai masker medis, gunakan sapu tangan untuk menutup mulut dan hidung. Setelah penggunaan, cuci saputangan setiap hari dengan sabun atau deterjen dan air. Jangan menggunakan kembali masker dan sarung tangan pasien. Sarung tangan dan masker pasien harus dibuang ke tempat sampah dengan penutup di kamar pasien.

 

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Pedoman Berikutnya

virus corona covid-19
ilustrasi virus corona covid-19/copyright by diy13 (Shutterstock)

4. Apakah anggota keluarga berisiko tertular infeksi Covid-19 dari saya?

Untuk mencegah risiko penyebaran virus ke keluarga, jaga jarak dengan memisahkan diri dari anggota keluarga dan hewan yang tinggal di rumah. Hindari kontak dekat dan jangan berbagi makanan, peralatan, piring, minuman, handuk, dan linen tempat tidur dengan mereka. Kenakan masker wajah sepanjang hari dan cuci tangan sesering mungkin.

5. Bagaimana cara lain untuk melindungi keluarga dari kontak dengan pasien Covid-19?

Anggota keluarga harus tinggal di ruangan yang berbeda. Jika tidak memungkinkan, pertahankan jarak dua meter dari orang yang sakit.

Satu anggota keluarga yang dalam kesehatan baik harus merawat pasien. Lakukan kebersihan tangan sebelum dan sesudah merawat pasien, terutama saat menyiapkan makanan, sebelum makan, dan setelah menggunakan toilet. Gunakan tisu untuk mengeringkan tangan setelah mencucinya. Pengasuh harus mengenakan masker saat merawat pasien.

Setelah penggunaan, lepaskan masker dengan melepaskan ikatan tanpa menyentuh bagian depan topeng. Segera cuci tangan dengan sabun dan air.

Bersihkan dan disinfeksi permukaan, permukaan kamar mandi dan toilet setidaknya sekali sehari. Kenakan masker dan sarung tangan saat membersihkan permukaan atau menangani pakaian atau tempat tidur pasien. Permukaan yang kotor dengan sekresi pernapasan atau cairan tubuh lainnya harus dibersihkan dengan sabun atau deterjen dan air, lalu disinfektan dengan pembersih rumah tangga biasa.

 

3 dari 4 halaman

Panduan Selanjutnya

FOTO: [CERITA] Dunia Melawan COVID-19
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kota arkeologi Petra, Yordania, 17 Maret 2020. Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins pada 21 Maret 2020, jumlah kasus virus corona COVID-19 di Yordania mencapai 85 orang. (Photo by Khalil MAZRAAWI/AFP)

6. Berapa lama harus menjalani masa karantina mandiri?

Umumnya 14 hari. Pasien Covid-19 harus tetap dalam karantina sendiri sampai risiko penularan sekunder ke orang lain dianggap rendah. WHO merekomendasikan pasien Covid-19 yang dirawat di rumah untuk tetap dalam isolasi sendiri sampai mereka dinyatakan negatif. Tes itu menggunakan tes PCR yang dilakukan dua kali dari sampel. Itu dikumpulkan setidaknya 24 jam terpisah. Pasien disarankan untuk tinggal sendiri selama dua minggu setelah gejala sembuh.

7. Langkah yang harus diambil jika keluarga pasien melakukan kontak langsung dengan pasien?

Beri tahu dokter atau penyedia layanan kesehatan, jika menunjukkan gejala terjangkit virus Corona. Kalau bepergian ke rumah sakit mengenakan masker. Ketika berada di rumah sakit, jaga selalu kebersihan tangan, kesehatan pernapasan, dan jarak jarak minimal dua meter dengan orang lain.

 

Sumber asli: Boldsky

Disadur dari: Liputan6.com (Harley Ikhsan/Windi Wicaksono, Published 30/3/2020)

 

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

4 dari 4 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓