Jenis Masker yang Perlu Dipakai saat Berada di Tempat Umum Selama Pandemi COVID-19

Oleh Aning Jati pada 06 Apr 2020, 10:20 WIB
Diperbarui 06 Apr 2020, 10:20 WIB
ilustrasi memakai masker medis
ilustrasi memakai masker medis (sumber: iStockphoto)

Bola.com, Jakarta - Jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan. Per Senin (6/4/2020) jam 08.00 WIB, kasus positif tercatat 2.273 (naik 181) dengan angka kematian berada di 198 orang.

Menyikapi situasi terkini, per Minggu (5/4/2020), pemerintah menganjurkan setiap warga yang beraktivitas di luar rumah untuk mengenakan masker.

Anjuran memakai masker juga diterapkan pada orang yang sehat, tidak terbatas bagi mereka yang merasa kurang enak badan.

Pada awal kemunculan virus corona di Indonesia, pemerintah menganjurkan pemakaian masker hanya bagi mereka yang merasa kurang sehat saja.

Berkaitan dengan itu, Gugus Tugas COVID-19 menjelaskan ada tiga jenis masker yang bisa digunakan masyarakat dan tenaga medis.

  • Pertama, masker kain tiga lapis.

Masker ini bisa digunakan warga yang karena alasan tertentu, tak bisa berada di dalam rumah dan beraktivitas di tempat umum.

  • Kedua, masker bedah

Masker ini digunakan tenaga medis atau orang yang sakit. Bagian dalam masker ini steril, dengan cara memegang pada tali samping

  • Ketiga, masker N 95

Masker ini dipakai bagi tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19 di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain.

Secara khusus, bahasan pada artikel ini akan mengarah pada masker kain, yang kini dianjurkan untuk dipakai oleh semua orang di tengah pandemi virus corona, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau tempat umum.

2 dari 2 halaman

Masker Kain Efektif Tangkal Virus Corona

Masker Kain
Simak tutorial mudah membuat masker kain yang bisa dibuat sendiri di rumah. (Foto: Instagram/ Oeoe1130)

Tim Pakar Gugus Tugas COVID-19, Wiku Adisasmito, seperti dlansir dari Merdeka.com, Senin (6/4/2020), menjelaskan masker kain tiga lapis bisa digunakan masyarakat ketika berada di tempat umum atau keramaian. 

Kain tiga lapisan tersebut berfungsi meningkatkan efektivitas masker dalam menangkal virus.

"Cara pembuatan dan model masker kain dapat disesuaikan dengan wajah. Pastikan tangan yang digunakan bersih dan harus menutupi hidung hingga dagu dan tidak longgar," ujar Wiku.

Menurutnya, masker kain tiga lapis ini bisa dibuat sendiri oleh masyarakat. Caranya bisa dengan menjahit kain secara manual atau mesin jahit.

Adapun dalam penggunaannya, masyarakat diimbau untuk rajin membersihkan masker kain. Apabila masker mulai kotor atau basah, segera ganti dengan masker lain yang bersih.

Wiku melanjutkan, berdasarkan hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus sebesar 70 persen.

"Itulah mengapa, masyarakat diharapkan tetap jaga jarak di keramaian minimal satu atau dua meter. Apabila tidak ada kegiatan penting di luar rumah, sebaiknya tinggal di rumah," imbuh Wiku.

 

Disadur dari: Merdeka.com (Penulis: Supriatin. Published: 5/4/2020)

 

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

Lanjutkan Membaca ↓