VIDEO: Flashback Bulutangkis Laga Seru Final Kejuaraan Dunia 1983, Liem Swie King Vs Icuk Sugiarto

Oleh Okie Prabhowo pada 16 Apr 2020, 16:50 WIB
Diperbarui 16 Apr 2020, 16:50 WIB

Bola.com, Copenhagen - Bagi yang belum lahir saat laga final Kejuaraan Dunia 1983 untuk nomor partai tunggal putra yang mempertemukan dua wakil Indonesia, kemungkinan besar akan dibuat terkagum-kagum. Kedua wakil tersebut adalah Liem Swie King yang menghadapi Icuk Sugiarto. Mari kita lihat sejenak untuk menjadi bahan flashback bulutangkis kali ini.

Memang tak bisa dipungkiri, Liem Swie King dan Icuk Sugiarto adalah legenda sejati sebelum era Susy Susanti atau Ricky Subagja / Rexy Mainaky. Kita bisa melihat dahsyatnya smash dari seorang Liem Swie King dan kehebatan Icuk Sugiarto yang memiliki ketenangan dan pertahanan yang baik. Hal-hal tersebut yang membuat partai final itu sangat menarik dan seru disaksikan.

Apalagi, pertandingan yang digelar di Copenhagen, Denmark, tersebut berlangsung dalam tiga gim. Gim pertama, Icuk menang 15-8. King membalas pada gim kedua dengan 15-12. Pada gim penentuan, Icuk menang dengan 17-16.

Kala itu, Icuk berusia 20 tahun, sedangkan King berumur 27 tahun. King sudah menjuarai banyak kejuaraan, sedangkan Icuk adalah sosok semacam wonderkid Indonesia yang baru.

Serunya pertandingan di atas, selain permainan yang mengagumkan dari Liem Swie King dan Icuk Sugiarto, adalah sistem poin yang masih menggunakan sistem tradisional. Poin tertinggi dalam setiap gim adalah 15. Lalu, setiap pemain baru bisa menambah poin demi poin, bila ia adalah pemain yang mendapat servis. Jadi bagi yang terbiasa dengan sistem poin reli, harus bersabar ketika menonton laga Icuk vs King di atas.

Buat yang sudah tidak sabar dengan pertandingan flashback bulutangkis kali ini, final tunggal putra Kejuaraan Dunia 1983, Liem Swie King vs Icuk Sugiarto, dapat langsung melihat tayangan video di atas dari Badminton World Federation (BWF) di Vidio.