Liliyana: Pensiun Keputusan yang Berat bagi Owi

Oleh Yus Mei Sawitri pada 18 Mei 2020, 21:15 WIB
Diperbarui 18 Mei 2020, 21:15 WIB
Indonesia Open 2018, Bola.com, Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merayakan kemenangan atas pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying pada final Indonesia Open 2018 di Istora Senayan, Jakarta, (8/6/2018). Tontowi/Liliyana menang 21-17, 21-8. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta Sang mantan partner, Liliyana Natsir, ikut mengomentari keputusan Tontowi Ahmad pensiun dari dunia bulutangkis, Senin (18/5/2020). Dia mengucapkan selamat kepada Tontowi yang akan menikmati kehidupan yang baru dan juga berterima kasih karena sudah menjadi partner yang baik bagi dirinya. 

Tontowi/Liliyana berpasangan di ganda campuran sejak 2010. Mereka berpisah setelah Liliyana pensiun dari bulutangkis pada 2019.

Berbagai gelar bergengsi pernah dicicipi pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu. Mulai hattrick gelar All England, dua medali emas Kejuaraan Dunia Bulutangkis, dan puncaknya medali emas Olimpiade 2016.  

"Happy Retirement mantan partner. Setiap atlet pasti akan ketemu sama yang namanya masa pensiun, semua akan ngalamin. Hari ini Owi ngumumin pensiun, saya yakin ini keputusan yang berat buat Owi, saya tahu karena saya pernah mengalaminya," tulis Liliyana di akun Instagramnya. 

"Rasanya sedih melepas status sebagai pemain bulutangkis, dunia yang sudah kita tekuni sejak kecil. Bulutangkis yang sudah membuat kita dikenal banyak orang, membuat orangtua kita bangga."

"Tetapi, inilah yang namanya hidup, roda terus berputar dan sekarang saatnya memberikan tongkat estafet kepada adik-adik yang ada di pelatnas untuk meneruskan prestasi-prestasi membanggakan yang sudah Owi raih selama ini," imbuh Liliyana.  

2 dari 2 halaman

Rindukan Istora

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Kejuaraan Dunia Bulutangkis
Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, meraih gelar di Kejuaran Dunia Bulutangkis 2017, Minggu (27/8/2017). (PBSI)

Liliyana mengatakan salah satu tantangan berat setelah pensiun adalah kerinduannya terhadap atmosfer Istora yang tiada duanya.  

"Dengan pensiunnya Owi, maka di istora enggak akan bergema lagi teriakan untuk Owi. Pasti akan rindu sama suasana tanding dan dukungan para pecinta bulutangkis, seperti saya yang sampai saat ini masih merindukan teriakan Owi/Butet yang menggema di Istora," kata Butet. 

"Sekali lagi, Happy Retirement, Owi! Sukses di kehidupan yang baru. Terima kasih sudah menjadi partner yang sabar, partner yang sudah membawa saya menaiki puncak prestasi tertinggi di bulutangkis dan terima kasih atas dedikasimu untuk Indonesia," imbuh Liliyana. 

Lanjutkan Membaca ↓
Bola Beli: Keunggulan 2 Jenis Tas Consina untuk Bersepeda