25 Kata-Kata Bijak tentang Kematian, Pengingat Hidup di Dunia Tak Abadi

Oleh Alfi Yuda pada 18 Jun 2020, 12:40 WIB
Diperbarui 18 Jun 2020, 12:40 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi Foto Pemakaman. (iStockphoto)

Bola.com, Jakarta - Tidak ada seorang pun yang bisa menghindar dari kematian yang sudah ditakdirkan Allah SWT. Kematian tidak memandang usia, jabatan, paras, waktu, dan lain sebagainya.

Tak ada yang abadi di dunia ini. Kematian adalah sebuah kepastian yang pasti menghampiri setiap manusia. Dunia ini hanya tempat persinggahan untuk menuju rumah di akhirat.

Perlu disadari bahwa kehidupan di akhirat adalah abadi. Pada hakikatnya, makin hari kita makin menjauh dari alam dunia untuk menuju alam akhirat.

Keyakinan ini harus ditanamkan sejak dini agar manusia bisa menyiapkan kehidupannya dengan baik.

Untuk mengingat akan kematian, sepertinya kita perlu meresapi kata-kata bijak tentang kematian.

Kata-kata bijak tentang kematian bisa menjadi pengingat sederhana yang mengharapkan kita untuk menyiapkan bekal saat menghadap Sang Pencipta.

Kematian bisa datang secara tiba-tiba dan amalan-amalanlah yang dapat membantu kita kelak ketika sudah tidak ada di dunia.

Berikut adalah kumpulan kata bijak tentang kematian yang menyentuh hati, sebagai pengingat bahwa kehidupan di dunia tidak kekal, seperti dikutip dari Jagokata, Mutiaraislam, dan Katabijak, Kamis (18/6/2020).

2 dari 2 halaman

Kata-kata Bijak tentang Kematian

Ilustrasi Kuburan
Ilustrasi Kuburan

1. "Bagi dunia. Kamu mungkin adalah seorang miliarder, selebritas atau tokoh penting. Tapi, bagi Malaikat Maut, Kamu tidak lain hanyalah sebuah nama yang sudah ada dalam daftar".

2. "Mungkin hari ini kita masih di sini, tapi besok belum tentu. Maka jalanilah hidup ini dengan benar".

3. "Tidak ada jaminan sama sekali dalam hidup ini. Tapi kematianlah yang benar-benar menjamin segalanya. Tapi, mengapa kita masih saja terlalu sibuk memperhatikan hidup daripada kematian?" - Mufti Ismail Menk

4. "Cinta dan kematian adalah dua hal yang pasti akan dihadapi oleh setiap insan, oleh karenanya jangan pernah takut untuk menghadapinya".

5. "Ya Allah. Jadikanlah kalimat terakhir yang terucap dariku adalah La Ilaha illallah Muhammadur Rasulullah".

6. "Menyia-nyiakan waktu itu jauh lebih berbahaya daripada kematian; karena menyia-nyiakan waktu itu akan memutuskan seseorang dari Allah dan hari akhirat, sementara kematian hanyalah memutuskan seseorang dari kehidupan dunia dan penghuniny". - Ibn al-Qayyim

7. "Semua orang pasti akan kembali kepada Allah ketika mati, tapi yang berbahagia adalah orang yang dekat dengan Allah semasa hidupnya". - Sayyid Qutb

8. "Harapan adalah sebuah kehidupan di mana orang yang hidup tanpa harapan adalah orang orang yang lebih dahulu mati daripada kematian itu".

9. "Kehidupan tanpa para sahabat seperti kematian tanpa para saksi".

10. "Lebih banyak orang menghadapi kematian di atas tempat tidur daripada orang yang mati di atas pesawat. Tetapi, kenapa lebih banyak orang yang takut mati ketika menaiki pesawat daripada orang yang takut menaiki tempat tidur". -Buya Hamka

Ilustrasi Makam
Ilustrasi makam di Amerika. (iStock)

11. "Hidup dan mati ada dalam genggaman Illahi. Takdir adalah kepastian, tapi hidup harus tetap berjalan. Proses kehidupan adalah hakikat, sementara hasil akhir hanyalah syariat. Gusti Allah akan menilai ketulusan perjuangan manusia, bukan hasil akhirnya. Kalaupun harus menjumpai kematian, itu artinya mati syahid di jalan Tuhan". - Pangeran Diponegoro

12. "Dalam pengabdian memberi rasa aman, polisi menabung risiko kematian". - Najwa Shihab

13. "Kita tidak pernah tahu kapan kematian akan menjemput kita, namun yang pasti kita tahu berapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapNya".

14. "Hidup ini seperti buku. Cover depan adalah tanggal lahir, cover belakang adalah tanggal kematian. Tiap lembar adalah hari-hari dalam hidup kita".

15. "Kematian adalah jembatan yang menghubungkan orang yang mencintai dengan yang dicintainya". - Jalaluddin Rumi

16. "Sebagian besar orang menganggap kematian masih jauh, jauh sekali. Namun ketahuilah saat hari itu tiba, maka sudah terlambat untuk melakukan apa yang bisa kita lakukan hari ini".

17. "Tak ada jalan mudah untuk mencapai kemerdekaan di mana pun. Banyak dari kita berkali-kali harus melewati lembah dengan bayangan kematian sebelum mencapai puncak cita-cita kita itu". - Nelson Mandela

18. "Mati tanpa cinta adalah kematian terburuk dari segala kematian". - Jalaluddin Rumi

19. "Orang bilang berpikir tentang kematian adalah tanda depresi. Saya seorang muslim, dan bagi saya, mengingat mati itu adalah sebuah inspirasi".

20. "Cinta adalah sebuah racun yang mematikan yang dipatukan ular hitam berbisa, dengan gerak pelan sekali dari gua-gua neraka. Racun tampak segar laksana embun. Jiwa-jiwa kehausan melahapnya dengan tidak sabar, namun setelah itu jiwa-jiwa itu akan keracunan, sakit dan mati. Kematian yang perlahan-lahan". - Khalil Gibran

Meninggal Dunia atau Berduka Cita
Ilustrasi Foto R.I.P atau Beristirahat dengan Damai. (iStockphoto)

21. "Bukankah kematian terlahir dari kehidupan dan bukankah kematian itu sendiri hidup?"

22. "Hidup bukan cuma urusan bernapas. Jadi pergunakanlah sebaik-baiknya".

23. "Kematian satu orang adalah tragedi, kematian jutaan orang adalah statistik". - Joseph Stalin

24. " Kematian adalah yang terakhir dalam waktu tetapi sekaligus yang awal dari kekalahan". - Mohammad Hatta

 25. " Aku tak kan menyia-nyiakan hidupku untuk memikirkan bagaimana cara untuk memperpanjangnya".

 

Sumber: Jagokata, Mutiaraislam, Katabijak

Lanjutkan Membaca ↓