Pebulutangkis Indonesia Tidak Ikut Denmark Terbuka, Kemungkinan Turun di Seri Asia

Oleh Yus Mei Sawitri pada 16 Sep 2020, 15:35 WIB
Diperbarui 16 Sep 2020, 15:35 WIB
Anthony Sinisuka Ginting
Penampilan Anthony Sinisuka Ginting pada Mola TV PBSI Home Tournament, Rabu (8/7/2020). (PBSI)

Bola.com, Jakarta - Selain menunda pelaksanaan Piala Thomas dan Uber 2020, BWF juga mengumumkan Denmark Terbuka 2020 yang akan berlangsung di Odense, tetap akan berjalan sesuai jadwal yaitu pada 13-18 Oktober 2020.

Namun, Denmark Masters 2020 yang rencananya diadakan pada 20-25 Oktober 2020 akhirnya dibatalkan. Indonesia tetap memastikan tidak akan ambil bagian. 

"Indonesia tetap tidak akan mengirim wakil ke Denmark Open, karena para pemain masih belum terlalu yakin dengan jaminan kesehatan dan keselamatan mereka. Mereka akan mulai bertanding lagi di kejuaraan seri Asia yang kemungkinan akan diselenggarakan di Thailand," tutur Budiharto, melalui rilis yang diterima Bola.com, Rabu (16/9/2020).  

"Kami sudah mendapat informasi tentang jaminan, mekanisme serta prosedur yang akan dilakukan di Thailand. Secara prinsip, apa yang dilakukan Thailand jauh lebih baik dan komprehensif dari segi jaminan keselamatan bagi pemain," lanjutnya.

Budiharto mengatakan PBSI telah berdiskusi dengan para pemain mengenai kejuaraan seri Asia. Para pemain tidak keberatan untuk turun main di kejuaraan seri Asia yang akan dimulai pada November 2020.

Alasannya dari segi lokasi, Thailand lebih dekat dengan Indonesia sehingga waktu perjalanan lebih pendek. Selain itu, seperti telah dijelaskan Budiharto, jaminan penanganan kasus Covid-19 oleh Thailand lebih komprehensif.

 

2 dari 3 halaman

Kaji Pelaksanaan Home Tournament

Greysia Polii/Apriyani Rahayu
Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, saat melawan wakil Denmark, Maiken Fruergaard/Sara Thygesen, pada laga final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora, Jakarta, Minggu (19/1). Greysia/Apriyani menang 18-21, 21-11, dan 23-21. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Dengan adanya rencana ini, PBSI akan mengkaji ulang penyelenggaraan home tournament ketiga dengan format Piala Sudirman, seperti yang pernah diumumkan setelah ajang Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020.

Budiharto mengatakan tim Pembinaan dan Prestasi bersama tim pelatih tiap sektor akan memutuskan apakah masih perlu diadakan turnamen internal untuk melihat kesiapan atlet di turnamen seri Asia pada November mendatang. 

Sumber: PBSI 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓