40 Kata-kata Sindiran Pedas, Langsung Mengena dan Menohok Banget

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 17 Sep 2020, 16:40 WIB
Diperbarui 17 Sep 2020, 16:40 WIB
Ilustrasi menyindir
Ilustrasi menyindir. (Sumber: Unsplash)

Bola.com, Jakarta - Kata-kata sindiran pedas bisa dijadikan senjata terakhir saat memakai cara halus tak mengena. Jadi, kata-kata sindiran pedas ini cocok banget diungkapkan pada orang-orang yang sikapnya kamu anggap sudah keterlaluan.

Melalui kata-kata sindiran pedas, tentunya akan langsung menohok dan memungkinkan orang yang kamu sindir, tersadar. Butuh keberanian memang untuk mengungkapkan kata-kata sindiran pedas.

Terlebih, lagi jika orang yang kamu sindir sering kamu temui. Maka dari itu, bukan berarti kata-kata sindiran pedas bisa seenaknya kamu ucapkan.

Hal itu karena tak semua orang bisa menerima kata-kata sindiran pedas. Bahkan, bukan tidak mungkin akan terjadi kontak fisik karena terlalu blak-blakan saat mengungkapkan kata-kata sindiran pedas tersebut.

Kondisi tersebut justru bisa menjadikan permasalahan baru dan berpotensi lebih panjang. Itulah mengapa, saat mengucapakan kata-kata sindiran pedas, sebisa mungkin untuk menempatkannya dengan baik.

Banyak kata-kata sindiran keras yang bisa kamu lontarkan kepada seseorang, mulai teman, sahabat, mantan pacar hingga musuh dalam selimut. Dengan begitu, unek-unek dalam hati yang berisi kekesalan bisa tersampaikan dan perasaan pun bisa lega.

Berikut ini kumpulan kata-kata sindiran pedas, seperti dilansir dari laman Katanesia dan Mypurohith, Kamis (17/9/2020).

2 dari 5 halaman

Kata-kata Sindiran Pedas

Bergosip
Ilustrasi Bergosip. (sumber: unsplash)

1. "Untuk orang yang merasa paling benar. Kamu enggak keren kok, kamu cuma kelihatan penuh omong kosong yang gak bisa kamu buktikan kebenarannya."

2. "Bukan masalah benar atau salah. Masalahnya adalah kamu yang merasa paling benar sendiri."

3. "Kamu itu sama seperti uang receh, ya? Sudah bermuka dua, banyak orang yang tidak menganggap berharga."

4. "Bergaya boleh saja asalkan mampu, jika tidak jangan memaksa memeras keringat orang tua."

5. "Haters adalah makhluk yang diciptakan tuhan supaya kita jauh lebih baik dibandingkan dengan mereka."

6. "Orang bijak akan merasa malu jika kata katanya lebih baik daripada tindakannya."

7. "Aku hanya manusia biasa, tetapi jangan pernah meremehkanku karena aku juga bisa melakukan hal yang luar biasa."

8. "Suatu saat nanti akan aku beli mulut mereka yang merendahkanku, meremehkanku, tidak menghargai kehadiranku."

9. "Aku lebih baik tidak memiliki teman daripada aku punya teman, tetapi mereka diam-diam membenciku."

10. "Lebih baik direndahkan karena kejujuran daripada dibanggakan dengan kebohongan."

3 dari 5 halaman

Kata-kata Sindiran Pedas

Ilustrasi bertengkar.
Ilustrasi bertengkar. Credit: unsplash.com/Carly

11. "Teman dan musuh itu memang terkadang tidak ada perbedaan, ada kalanya dia mendukungmu, tapi juga ada kalanya dia justru menusukmu dari belakang."

12. "Seandainya aku tidak pernah mengenalmu, mungkin hari ini aku tidak pernah tahu bagaimana rasanya dikhianati oleh teman sendiri."

13. "Percuma kau sembunyi karena sembunyi tidak akan bisa mengatasi masalahmu. Di mana pun kau berada, masalahmu akan muncul lagi. Maka dari itu, hadapilah masalahmu dan tuntaskan masalah itu."

14. "Berteman saja kau masih sibuk memilih. Emangnya kau pikir ada yang mau berteman dengan orang yang hanya bisa memanfaatkan orang lain."

15. "Enak ya jadi kamu, bisa datang kapan saja kalau kamu butuh aku. Tapi, saat aku butuh kamu? Kamu bahkan tak peduli denganku."

16. "Omongannya penuh kata-kata yang bijak dan benar, tapi kelakuannya belum sesuai dengan apa yang dikatakan sendiri."

17. "Orang yang otaknya kosong paling banyak bicaranya."

18. "Jangan bangga apa yang diberikan orang tua, tapi banggalah apa yang telah kamu berikan pada orang tua."

19. "Jangan sembarangan cerita masalahmu pada teman karena teman juga punya teman bukan?"

20. "Ini yang katanya tulus? Tulus apanya, tulus kok perhitungan."

4 dari 5 halaman

Kata-kata Sindiran Pedas

Ilustrasi marah
Ilustrasi marah. (Foto: Pixabay/RobinHiggins)

21. "Pengen nabung untuk beli beras buat keluargaku, sisanya untuk beli mulut mereka yang menghinaku."

22. "Boleh saja Anda menghinaku, tapi pikirkanlah diri Anda. Apakah lebih baik dari saya?"

23. "Orang yang memandang rendah orang lain, tidak akan pernah membuatnya menjadi tinggi. Yang ada justru membuatnya makin terhina."

24. "Omonganmu kayak balon warna-warni, tapi sayang, isinya angin doang."

25. "Baik atau buruk perbuatan kamu, pasti akan ada balesannya. Mungkin bukan besok, tapi nanti di lain waktu."

26. "Jadilah orang kecil yang berpikir besar. Jangan jadi orang besar yang selalu berpikir kecil dan sempit."

27. "Bekerjalah seperti tuyul, gak harus kelihatan, gak butuh pujian, gak gila jabatan, gak usah cari perhatian, tapi hasilnya jelas."

28. "Karma tak pernah berjalan sendiri, ia selalu berjalan di belakangmu, menunggu waktu yang tepat untuk menyadarkanmu."

29. "Jangan sok menjauh sama seseorang yang belum berhasil karena saat dia berhasil, kamu bukan tipenya lagi."

30. "Ini hidupku, kenapa kamu yang jadi sutradara?"

5 dari 5 halaman

Kata-kata Sindiran Pedas

Ilustrasi pria kesal
Ilustrasi pria kesal. Credit: pexels.com/Moose

31. "Aku tidak dendam, hanya saja aku ingat apa yang kamu perbuat."

32. "Maaf ya, aku tidak ada waktu hanya untuk mendengarkan ucapanmu."

33. "Setiap manusia memiliki kelebihan, tanpa harus ditonjolkan dengan kesombongan."

34. "Kalau punya temen yang ucapannya terlalu tinggi, maklumin aja. Mungkin dia lagi mabuk."

35. "Sekali-kali boleh kan menjadi orang yang jahat? Habisnya, kalau jadi orang baik terus malah dimanfaatin sama teman sendiri".

36. "Teman yang datang saat dia butuh itu biasa. Teman yang datang saat kamu butuh, itu yang layak diperjuangkan."

37. "Jangan sembarangan menceritakan masalahmu kepada seseorang karena tidak semua masalah mesti diceritakan dan tidak semua teman dekat bisa dipercaya."

38. "Berhati-hatilah pada siapa kamu berbagi masalah. Ingat, tidak setiap teman yang tersenyum padamu adalah teman terbaikmu."

39. "Makanan yang lain saja masih banyak, kenapa harus makan teman?"

40. "Munafik itu ketika mulut tidak sama dengan kata hatinya."

 

Sumber: Katanesia, Mypurohith

 

Dapatkan koleksi kata-kata dari beragam tema lainnya dengan mengeklik tautan ini.

Lanjutkan Membaca ↓