6 Cara Merawat Ikan Cupang dengan Benar

Oleh Hanif Sri Yulianto pada 20 Des 2020, 19:20 WIB
Diperbarui 20 Des 2020, 19:20 WIB
Ikan Cupang
Ikan Cupang (Image by Cuong Nguyen from Pixabay)

Bola.com, Jakarta - Cara merawat ikan cupang tak terlalu sulit. Namun, Anda membutuhkan ketekunan agar ikan cupang dapat berkembang dengan baik.

Ikan cupang merupakan satu di antara jenis ikan hias aduan yang memiliki corak serta bentuk ekor yang bagus. Itulah mengapa, tidak heran apabila banyak kalangan yang memelihara ikan ini di rumah, baik sebagai hiasan atau memang hobi beternak jenis ikan hias yang satu ini.

Apalagi, selama pandemi COVID-19, bisnis ikan cupang sangat ramai dan menawarkan omset yang menjanjikan.

Cara merawat ikan cupang juga perlu memperhatikan beberapa hal. Jangan sampai ekor maupun sirip ikan cupang mengalami kerusakan seperti robek atau patah.

Jika itu terjadi, ikan cupang Anda tak akan lagi mengemaskan dan menurunkan nilai jual kembali.

Berikut cara merawat ikan cupang dengan benar, dikutip dari Liputan6, Minggu (20/12/2020).

2 dari 4 halaman

Cara Merawat Ikan Cupang

Ikan Cupang
Ilustrasi Gambar Ikan Cupang (sumber: Pixabay)

1. Cari Wadah yang Tepat

Bagi Anda yang ingin merawat ikan cupang, wajib menyiapkan wadah yang tepat. Anda bisa menggunakan akuarium dengan ukutan berapa pun, tetapi disarankan menggunakan akuarium kecil saja.

Sebab, akuarium yang berukuran kecil akan memudahkan Anda dalam melakukan pembersihan secara rutin. Standar dari ukuran diameter akuarium yang bisa Anda gunakan kurang lebih berukuran 20x15x15 cm. Akan tetapi, ada juga yang menggunakan ukuran akuarium sebesar 30x15x20 cm.

2. Perhatikan Jenis Air

Selain menyiapkan wadah, Anda juga wajib memperhatikan air yang digunakan. Pasalnya, kondisi air akan berpengaruh pada kelangsungan hidup ikan cupang.

Anda bisa menggunakan air bersih yang berasal dari sumur atau PAM yang sudah diendapkan, setidaknya semalam suntuk. Hal tersebut bertujuan untuk menetralkan air dari berbagai zat kimia yang terkandung di dalamnya.

Selain itu, selalu hindari penggunaan kloramin dan klorin pada air akuarium karena penggunaan kedua zat kimia tersebut dapat membahayakan nyawa dari ikan cupang.

3 dari 4 halaman

Cara Merawat Ikan Cupang

Ikan Cupang - Image by Yan Cabrera from Pixabay
Ikan Cupang - Image by Yan Cabrera from Pixabay

3. Rajin Bersihkan Akuarium

Hal ini sangat berhubungan dengan poin pertama, dimana penggunaan wadah menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Sebab, rasa malas bisa saja timbul ketika wadah yang digunakan terlalu besar. Itulah mengapa Anda cukup menggunakan wadah yang digunakan sebagai akuarium dengan ukuran yang kecil saja.

Sebab, akuarium yang kecil akan memudahakn Anda dalam melakukan proses penggantian air dengan cepat. Air yang digunakan dalam akuarium ikan cupang haruslah air yang selalu terjaga kebersihannya. Bayangkan saja jika menggunakan akuarium yang terlalu besar, tentu akan menguras tenaga dan waktu, sebab air yang digunakan untuk merawat ikan cupang setidaknya perlu diganti 2-3 hari sekali.

Tapi jangan lupa, ketika akan mengganti atau menguras air akuarium, pastikan Anda sudah mengendapkan air yang akan digunakan setidaknya semalam suntuk agar zat kimia yang terkandung dalam air mengendap dan tidak berbahaya bagi ikan cupang.

4. Berikan Daun Ketapang

Selain menjaga kualitas air, cara merawat ikan cupang selanjutnya adalah dengan memberikan daun Ketapang. Daun ketapang ini akan sangat berguna sebagai antibiotik alami yang dapat membantu menyembuhkan luka pada ikan cupang, termasuk ekor ikan cupang yang robek atau patah. Daun Ketapang juga dapat membuat Ph air di dalam akuarium menjadi normal.

Umumnya, air akuarium atau wadah yang diberikan daun ketapang akan berubah menjadi warna kuning. Sedangkan jenis daun Ketapang yang bagus untuk ikan cupang, biasanya berasal dari daerah pesisir pantai.

4 dari 4 halaman

Cara Merawat Ikan Cupang

Ikan Cupang - Image by Christy Hammer from Pixabay
Ikan Cupang - Image by Christy Hammer from Pixabay

5. Jemur Sesekali di Bawah Sinar Matahari

Setelah itu, Anda juga bisa menjemur ikan cupang di bawah sinar matahari. Cara ini bertujuan untuk membunuh bakteri dan jamur yang ada di dalam kulit maupun wadah ikan cupang. Kegiatan penjemuran ini juga dapat membuat ikan cupang menjadi lebih fresh dan terhindar dari stres.

Waktu untuk menjemur ikan cupang yang baik ada di pukul 8 hingga 10 pagi, selama kurang lebih 30 menit. Akan tetapi, jika ternyata Anda mendapati ikan cupang yang panik ketika dijemur, ada baiknya untuk segera dipindahkan ke lokasi yang lebih teduh agar ikan merasa nyaman. Sedangkan untuk kegiatan penjemuran cukup dilakukan seminggu 1-2 kali.

6. Beri Makanan Bergizi

Cara merawat ikan cupang yang terakhir adalah dengan memberikan makanan yang bergizi. Hal ini penting dilakukan, sebab akan sangat baik untuk merangsang pertumbuhan ikan cupang. Makanan yang bergizi akan berdampak pada pertumbuhan ekor ikan cupang yang memanjang dengan sangat cepat.

Ada beberapa jenis makanan cupang yang bergizi, seperti jentik nyamuk, kutu air, dan yang lainnya. Untuk memberi makan cukup taburkan ke dalam akuarium. Biasanya, ikan cupang lebih suka mengonsumsi makanan yang mengambang di atas permukaan air.

 

Disadur dari Liputan6 (Penulis: Fakhriyan Ardyanto/Editor: Nanang Fahrudin. Published: 11/8/2020)

Lanjutkan Membaca ↓
Kejamnya Atlet Tinju Puerto Rico, Felix Verdejo