Bola Beli: Yonex Duora Z Strike, Raket Badminton Andalan Pemain Tunggal Kaliber Viktor Axelsen dan Carolina Marin

Oleh Hendry Wibowo pada 20 Jan 2021, 13:15 WIB
Diperbarui 19 Feb 2021, 08:24 WIB
Tunggal putri Spanyol, Carolina Marin, melakukan smash saat melawan tunggal Korsel. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Carolina Marin disebut menggunakan raket Yonex Duora Z Strike. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Jika sepatu sepak bola jadi hal terpenting untuk pesepak bola, maka raket merupakan elemen paling utama untuk mendukung permainan yang berkualitas bagi seorang pebulutangkis.

Raket bulutangkis terbilang banyak jenisnya dan punya karakteristik masing-masing. mengutip situs badminton-coach.co.uk, ada satu merek raket bulutangkis yang menjadi idola para pemain sektor tunggal putra.

Pemain top dunia seperti Viktor Axelsen, pernah menadi juara dunia sampai Carolina Marin bahkan memakainya. Adalah Yonex Duora Z Strike.

Masih menurut sumber yang sama, produk Yonex Duora Z Strike bisa mendukung seluruh gerakan cepat seorang pebulutangkis ketika sedang beraksi.

Pasalnya raket jenis ini dibekali teknologi Dual Optimum System. Sebuah teknologi yang didesain agar pemakainya bisa mudah melakukan gerakan forehand maupun backhand.

Yang menarik dari merek raket badminton Yonex Duora Z Strike, produk ini punya Extra Slim Shaft yang akan membuatnya terasa makin mudah dikontrol. Alhasil, Anda dapat memberikan pukulan yang kuat dan bertubi tanpa khawatir akan kehilangan banyak energi.

produk ini adalah pilihan tepat bila Anda mencari raket bulu tangkis dengan kestabilan yang mumpuni.

2 dari 3 halaman

Kekurangan Yonex Duora Z Strike

FOTO: Viktor Axelsen Kubur Mimpi Anthony Ginting Tampil di Final Thailand Open
Pebulutangkis Denmark, Viktor Axelsen. (AFP/BADMINTON ASSOCIATION OF THAILAND)

Namun tentu saja semua produk, termasuk raket bulutangkis pasti punya kekurangan selain kelebihan. Hal sama berlaku untuk Yonex Duora Z Strike.

Masih menurut badminton-coach.co.uk, Yonex Duora Z Strike lebih banyakn digunakan pemain sektor tunggal tapi tidak untuk ganda. "Saya terkejut sangat sedikit pemain sektor ganda menggunakan raket hebat ini," tulis sumber tersebut.

"Performa ketika bertahan, memang bukan yang tercepat meski cukup solid. Mungkin ini alasan saya tidak melihat banyak pemain ganda memakainya. Karena raket ini bukan yang tercepat untuk mengembalikkan smash lawan," lanjut keterangan itu.

Selain itu disebutkan Yonex Duora Z Strike juga memiliki komponen yang tidak punya suku cadangnya. Adalah grommet raket. Buat Anda yang suka memiliki suku cadang untuk sebuah raket, khususnya bagian grommet, hal di atas tentu sedikit mengecewakan.

 

Sumber: badminton-coach.co.uk

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Kami:

Lanjutkan Membaca ↓
Tanggapan Atlet-Atlet Bulutangkis Indonesia Usai Divaksin Covid-19