Unsur-Unsur Senam Lantai Beserta Penjelasannya, Ketahui Manfaatnya bagi Kesehatan

Oleh Faozan Tri Nugroho pada 23 Mar 2021, 18:40 WIB
Diperbarui 23 Mar 2021, 18:40 WIB
Ilustrasi senam lantai
Ilustrasi senam lantai. Credit: pexels.com/Ketut

Bola.com, Jakarta - Senam lantai merupakan kegiatan olahraga yang gerakan dan bentuk latihannya dilakukan di lantai. Senam lantai merupakan satu di antara jenis cabang olahraga senam yang cukup populer di dunia.

Jenis senam tersebut cocok dan bisa dilakukan siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Sesuai namanya, senam lantai dilakukan di atas permukaan lantai dengan menggunakan alas berupa sebuah matras.

Penggunaan matras tersebut sebagai alat bantu utama yang berfungsi untuk mengurangi risiko terjadinya cedera yang tidak diinginkan. Seperti diketahui, saat melakukan gerakan senam ini, akan bersentuhan dengan lantai.

Selain itu, dalam praktiknya, senam lantai sering melakukan gerakan seperti mengguling, melompat, menolak, dan bertumpu dengan tangan atau kaki, dan lain sebagainya.

Gerakan senam lantai tersebut bisa dilakukan di mana saja, baik di dalam maupun luar ruangan. Pada umumnya, di dalam pertandingan resmi, senam lantai dilakukan di atas lantai yang memiliki ukuran 12×12 meter.

Untuk bisa melakukan senam lantai, pastikan berada dalam kondisi fisik yang prima. Dalam senam lantai ada beberapa unsur yang perlu diketahui juga.

Berikut ini rangkuman tentang unsur-unsur dari gerakan senam lantai beserta penjelasannya, seperti dilansir dari laman Yuksinau, Selasa (23/3/2021).

2 dari 4 halaman

Unsur-Unsur Senam Lantai

Ilustrasi senam lantai
Ilustrasi senam lantai. Credit: pexels.com/Andrew

1. Unsur Keindahan

Keindahan ditumbuhkan dengan cara membuat beragam variasi gerakan yang digunakan dari disiplin tari serta akrobat. Contohnya dengan berbagai gestur dalam tari balet dan gerakan-gerakan kecil yang mengandung unsur tari.

2. Unsur Kekuatan

Kekuatan menjadi unsur terpenting dalam senam lantai. Sebab, beberapa gerakan yang ekstrem hanya dapat dilakukan apabila sang atlet mau dan juga melebarkan jangkauan energi tubuhnya melalui latihan-latihan dasar senam lantai.

3. Unsur Keberanian

Senam lantai dan senam artistik lainnya memerlukan keberanian tersendiri untuk melakukannya. Dalam olahraga ini sang atlet dituntut agar dapat mengalahkan rasa takutnya sendiri.

Dengan begitu, ia mampu dan berani melakukan gerakan ekstrem serta tetap bisa menjaga keseimbangan, keluwesan, serta keindahan geraknya.

3 dari 4 halaman

Unsur-Unsur Senam Lantai

Ilustrasi senam
Ilustrasi senam. Credit: pexels.com/Budgeron

4. Unsur Kelenturan

Tubuh yang lentur mempunyai fleksibilitas tinggi untuk melakukan berbagai jenis gerakan sulit, contohnya kayang, salto, meroda, roll, dan lain sebagainya.

Kelenturan juga menjadi hal yang penting guna menciptakan gerakan-gerakan yang estetis.

5. Unsur Keluwesan

Keluwesan gerak pada waktu melakukan performance tubuh akan menandakan ketekunan dan kedalaman latihan yang telah dilakukan oleh sang atlet.

Sebelum tampil, penting bagi sang atlet untuk melakukan gerakan tersebut berulangkali supaya pada saat melakukannya lagi, ia tidak lagi canggung dan bingung.

6. Unsur Keseimbangan

Tanpa keseimbangan yang baik, akan sangat mustahil bagi sang atlet untuk dapat melakukan performa terbaik. Jika keseimbangan sang atlet tidak dapat dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin akan terjatuh dan bisa terjadi cedera.

4 dari 4 halaman

Manfaat Senam Lantai

Ilustrasi senam lantai
Ilustrasi senam lantai. Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Beberapa manfaat senam lantai yang harus diketahui selain untuk menjaga kesehatan, di antaranya sebagai berikut:

1. Kesehatan tubuh lebih terjaga.

2. Memperbaiki bentuk tubuh yang kurang.

3. Membentuk tubuh yang proposional.

4. Mengurangi berat badan.

5. Tubuh akan menjadi lebih lentur

6. Sebagai proses dalam pembentukan tubuh.

7. Tinggi badan menjadi lebih bertambah.

8. Membantu dalam penguatan dan pertumbuhan tulang.

9. Melenturkan bahu.

9. Sebagai detoksifikasi.

10. Meningkatkan kepercayaan diri.

11. Membantu merangsang sel-sel pertumbuhan.

12. Melatih badan untuk bergerak lebih lincah.

13. Melatih kesehatan jantung untuk berdetak dengan teratur serta kuat.

14. Memelihara kebugaran dan kesegaran tubuh.

 

 

Sumber: Yuksinau

Lanjutkan Membaca ↓
Greysia Polii/Apriyani raih medali emas Olimpiade Tokyo 2020