Satgas COVID-19 Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Silaturahmi Fisik Saat Lebaran

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 12 Mei 2021, 13:10 WIB
Diperbarui 12 Mei 2021, 13:10 WIB
Banyak Bergaul Dengan Orang Saleh
Ilustrasi Menjaga Silaturahmi Credit: pexels.com/mentatdgt

Bola.com, Jakarta - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, memperingatkan masyarakat untuk tidak melakukan silaturahmi secara fisik saat lebaran. Menurut Wiku, hal itu berpotensi menjadi kluster penyebaran COVID-19.

Silaturahmi secara fisik yang dimaksud Wiku Adisasmito adalah melakukan salaman dan berpelukan pada saat lebaran. Wiku menyarankan agar pada lebaran tahun ini masyarakat bisa menahan diri dan melakukan silaturahmi berbasis online, yakni melalui virtual meeting.

"Jangan melakukan silaturahmi fisik. Ketahuilah jika kita masih memaksakan untuk bertemu dalam rangka silaturahmi fisik, baik dengan keluarga atau kerabat di mana pun, maka kemungkinan besar kita dapat tertular dan menularkan COVID-19," kata Wiku Adisasmito.

"Saya mohon kepada seluruh masyarakat untuk betul-betul dapat menyadari ada banyak cara yang mudah untuk menekan penularan, yaitu dengan tetap melakukan silaturahmi pada hari rasa secara virtual," tegas Wiku.

Selain itu, Wiku juga memperingatkan agar masyarakat tidak menggelar open house atau halalbihalal di rumah. Silaturahmi dengan keluarga dekat mampu menekan angka penyebaran COVID-19.

"Silaturahmi dalam rangka Idulfitri agar hanya dilakukan bersama keluarga terdekat. Tidak menggelar kegiatan open house atau halalbihalal di lingkungan kantor atau komunitas," tegas Wiku.

Imbauan yang dikeluarkan Satgas COVID-19 dilakukan karena Indonesia masih berupaya menekan angka penyebaran kasus positif di seluruh daerah. Terdapat penambahan 5.021 kasus positif di Indonesia pada Selasa (11/5/2021) yang membuat total keseluruhan kasus menjadi 1.723.596.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓