Markis Kido Meninggal Dunia, Marcus Gideon: Terima Kasih Uda atas Bimbingannya

Oleh Rizki Hidayat pada 14 Jun 2021, 22:26 WIB
Diperbarui 14 Jun 2021, 22:29 WIB
R.I.P Markis Kido
R.I.P Markis Kido. (Bola.com/Dody Iryawan)

Bola.com, Jakarta - Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon, turut berduka cita atas wafatnya Markis Kido. Selain mengucapkan duka, Marcus mengungkapkan terima kasih atas segala bimbingan yang dilakukan oleh Markis.

Mantan ganda putra peringkat satu dunia itu meninggal dunia ketika sedang bermain bulutangkis di GOR Petrolin, Tangerang, Senin (14/6/2021) malam WIB. Namun, ketika baru bermain setengah babak, Markis Kido terjatuh dengan kondisi tertelungkup.

Markis sempat mendapat perawatan sebelum akhirnya dibawa ke RS Omni, Alam Sutra. Sayangnya, nyawa Markis Kido tak tertolong, dan meninggal dunia pada usia 36 tahun.

"Saya sempat bertemu, kami biasa bertanding setiap Senin. Kido baru bermain setengah gim, saat skor 15-8, pindah tempat, saya lihat dia sudah jatuh ke depan. Mulai tidak sadar," tulis legenda bulutangkis Indonesia, Candra Wijaya, yang juga berada di GOR yang sama dengan almarhum.

"Kami sudah berusaha sekuat tenaga di lapangan, langsung kami bawa ke RS Omni Alam Sutera. Mohon maaf lahir dan batin, semoga sudah tenan bersama Bapa di surga. Selamat jalan, Bro Markis Kido, Rest in Peace," lanjut Candra dalam pesan singkat yang diterima Bola.com.

Markis Kido mengawali karier profesionalnya pada 2005 dan berpasangan dengan Hendra Setiawan di nomor ganda putra. Bersama Hendra, Markis menorehkan berbagai prestasi mentereng dan sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Beberapa prestasi yang berhasil diukir Markis Kido bersama Hendra Setiawan adalah Kejuaraan Dunia 2007 di Malaysia, medali emas Asian Games 2010, tujuh medali emas SEA Games, serta medali emas Olimpiade 2008.

 

2 dari 3 halaman

Terima Kasih Uda

Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon
Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon (Antara)

Selain bersama Hendra Setiawan, Markis Kido juga pernah berpasangan dengan Marcus Gideon pada 2013. Ketika itu, Marcus baru saja memutuskan untuk keluar dari Pelatnas Cipayung.

Kombinasi keduanya berhasil menorehkan berbagai prestasi, beberapa di antaranya adalah titel juara French Open 2013 dan Indonesian Masters 2014.

Meninggalnya Markis Kido turut mengundang duka Marcus Gideon. Lewat akun Instagram-nya, Marcus mengucapkan terima kasih atas segala bimbingan dan saran yang diberikan oleh Markis.

"RIP uda Kido. Terima kasih atas segala saran dan bimbingannya," tulis Marcus.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓
Greysia Polii/Apriyani raih medali emas Olimpiade Tokyo 2020