Selamat Jalan Markis Kido, Almarhum Dimakamkan di TPU Kebon Nanas

Oleh Hendry Wibowo pada 15 Jun 2021, 13:55 WIB
Diperbarui 15 Jun 2021, 14:56 WIB
Prosesi Pemakaman Markis Kido
Kerabat dan keluarga mengantarkan jenazah Markis Kido ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Kebon Nanas, Jakarta, Selasa (15/6/2021). (Foto: Bola.com/Erwin Fitriansyah)

Bola.com, Jakarta - Pebulu tangkis sektor ganda putra yang pernah menempati posisi satu dunia, Markis Kido meninggal dunia pada hari Senin (15/06/2021) saat sedang bermain bulu tangkis. 

Hari Selasa (15/06/2021), Markis Kido telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Kebon Nanas, Jakarta Timur hari Selasa (16/06/2021). Dia dimakamkan dalam satu liang lahad dengan almarhum ayahnya, Djumharbey Anwar.

Mengutip situs Antara, jenazah peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu tiba di TPU Kebon Nanas pada pukul 11.00 WIB.

Sebelumnya almarhum disholatkan di rumah duka di Jalan Gemak B149, RT.003/RW.009, Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Dalam upacara pemakaman tersebut, turut hadir keluarga besar, perwakilan Klub Jaya Raya, hingga mantan pebulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya dan Tontowi Ahmad.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Cerita Bona Septano

Prosesi Pemakaman Markis Kido
Adik kandung dari Markis Kido yang juga mantan pebulutangkis nasional, Bona Septano memberikan keterangan kepada wartawan usai mengikuti prosesi pemakaman kakaknya di TPU Kebon Nanas, Jakarta, Selasa (15/6/2021). (Foto: Bola.com/Erwin Fitriansyah)

Adik kandung Markis Kido, Bona Septano yang juga seorang atlet bulu tangkis menceritakan bahwa kakaknya merupakan sosok penyayang dan punya peran penting menggantikan ayah mereka yang telah lebih dulu berpulang.

"Dia sosok yang menggantikan ayah, bertanggung jawab sama keluarga. Dia sangat sayang ke anggota keluarga, selalu memikirkan adik-adiknya, dan Mama," kata Bona.

"Dia sosok yg luar biasa. Sebelumnya juga tidak ada firasat sama sekali," tambahnya.

Markis Kido mengembuskan napas terakhir seusai ambruk saat bermain badminton di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang. Menurut Candra Wijaya, saat baru bermain setengah gim, Markis Kido tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Rekan-rekannya di lapangan segera memberi pertolongan dan membawa Markis Kido ke rumah sakit. Namun, nyawa sang legenda bulu tangkis itu tidak terselamatkan.

Sumber: Antara

Lanjutkan Membaca ↓