Timnas Bola Voli Putri Turki Impikan Medali di Olimpiade Tokyo 2020

Oleh Andrya Nabil Fauzan pada 22 Jul 2021, 05:15 WIB
Diperbarui 22 Jul 2021, 12:02 WIB
Olimpiade 2020 - Ilustrasi Logo Olimpiade
Olimpiade 2020 - Ilustrasi Logo Olimpiade (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pemain tim bola voli putri Turki bermimpi naik podium di ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang bergulir mulai Jumat (23/11/2021).

Timnas voli yang dijuluki sebagai Sultan of the Nets itu akan bertanding di ajang olimpiade untuk kedua kalinya setelah Olimpiade London 2012. Turki berhasil meraih peringkat kedua di Eropa dan peringkat ketiga di FIVB Nations League. Kini, mereka bertekad melanjutkan kesuksesan di Olimpiade Tokyo 2020.

Kapten tim bola voli putri Turki, Eda Erdem Dündar, mengaku sangat senang dan bersemangat untuk mengikuti Olimpiade di Tokyo.

“Ini akan menjadi turnamen yang sulit, kami harus siap hari demi hari,” katanya, seperti dikutip dari Hurriyet Daily News, Rabu (20/7/2021). 

"Tidak ada tim yang tidak bisa dikalahkan jika kami mencerminkan permainan sendiri di lapangan. Tujuan utama kami di sini adalah untuk lolos dari grup. Kemudian kami bertujuan berada di antara empat tim teratas,” tambahnya.

Tim bola voli Turki berada di grup yang sangat sulit. Mereka berada pada satu grup bersama China, Amerika Serikat, Italia, Rusia, dan Argentina di Olimpiade kali ini.

“Kami pikir juara Olimpiade akan keluar dari grup kami,” kata Dündar.

Juara bertahan China ada di grup tersebut. Italia memiliki pemain generasi baru (Paola Ogechi) Egon, sedangkan Amerika Serikat telah bermain dengan sistem dan pemain yang sama selama bertahun-tahun.

 

2 dari 3 halaman

Tetap Optimistis Raih Medali

Medali Olimpiade Tokyo 2020
Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diumumkan kepada publik saat seremoni untuk merayakan momen satu tahun jelang Olimpiade di Tokyo, Rabu (24/7/2019). Medali yang didesain Junichi Kawanishi itu berdiameter 85 mm dan dihiasi gambar dewi Yunani, Nike serta logo Olimpiade. (Behrouz MEHRI/AFP)

Sebelumnya, Turki pernah mengikuti ajang Olimpiade yang diselenggarakan di London 2012. Namun, Negara Bulan Sabit itu belum berhasil meraih medali.

“Ini adalah kedua kalinya kami berpartisipasi di Olimpiade. Ini bukan turnamen yang kami mainkan sepanjang waktu," kata Dundar.

Meskipun begitu, Turki akan berjuang dengan sangat keras untuk memenangkan medali di Olimpiade tahun ini. “seperti ini adalah pertandingan terakhir kami,” kata Zehra Güneş, anggota tim yang berusia 22 tahun.

“Tentu saja, impian kami adalah untuk naik podium dan membuat Turki bangga,” kata Güneş.

Ajang multievent Olimpiade Tokyo 2020 bisa pembaca Bola.com saksikan melalui TV teresterial INDOSIAR dan O Channel. Selain itu juga bisa di layanan over the top (OTT) VIDIO baik gratis maupun berbayar dengan 12 channel tambahannya, serta channel Champions TV 1, 2 dan 3 yang dikelola IEG (Indonesia Entertainment Group), salah satu anak perusahaan di Emtek Group. Yuk nikmati sajian live streamingnya dengan mengklik tautan ini.

Sumber: Hurriyet Daily News 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓
Highlights | Angkat Besi 61kg Putra | Olimpiade Tokyo 2020