Olimpiade Tokyo 2020: Lifter China Terindikasi Doping, Windy Cantika Bisa Dapat Perak

Oleh Gregah Nurikhsani pada 28 Jul 2021, 14:45 WIB
Diperbarui 28 Jul 2021, 14:45 WIB
Foto: Menguras Emosi, Kumpulan Foto Ekspresi Para Olimpian di Olimpiade Tokyo 2020 Hingga Hari Ini
Foto yang diambil dengan kamera robot ini menunjukkan reaksi Windy Cantika Aisah dari Indonesia saat berlaga dalam kompetisi angkat besi 49kg putri pada Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo International Forum, Tokyo pada 24 Juli 2021. (AFP/Pool/Chris Graythen)

Bola.com, Tokyo - Lifter China, Hou Zhihui, terancam kehilangan emas pada angkat besi kelas 49kg Olimpiade Tokyo 2020 karena dugaan doping. Dengan begini, Windy Cantika Aisah yang sebelumnya meraih perunggu bisa 'naik kasta' dengan membawa pulang perak.

Hou Zhihui mencetak rekor Olimpiade dengan total angkatan 210kg sekaligus meraih emas, mengalahkan lifter India, Mirabai Chanu, yang hanya mencatatkan 202,8 kg.

Seluruh atlet, tanpa terkecuali, dari seluruh nomor dan cabor yang dipertandingkan, wajib menjalani tes usai bertanding. Hou Zhihui diminta untuk menjalani tes untuk kali kedua.

"Kami sudah mendengar soal ini, tapi dalam posisi menunggu pemberitahuan dari panitia Olimpiade. Jadi untuk tes doping, atlet diperiksa urinenya. Urinenya diambil 100 ml, dibagi menjadi 2dua, masing-masing 50 ml," terang Dirja Wiharja, pelatih angkat besi Indonesia kepada Bola.com.

"Dari pemeriksaan sampel A, yang 50 ml pertama, ada dugaan kandungan zat (doping), yang bisa membahayakan kesehatan atau membuat tambah kuat. Pemeriksaan kemudian lanjut ke sampel B."

Di tempat lain, kabar dari media-media India menyebut Hou Zhihui yang menjalani tes lanjutan di Kampung Atlet diduga memakai doping. Ia pun diminta untuk menetap lebih lama lagi di Tokyo.

Ada indikasi Hou Zhihui mengonsumsi stimulan peningkat stamina selama Olimpiade. Badan Anti-Doping Dunia (WADA) secara tegas melarang penggunaan obat-obatan jenis apapun.

 

2 dari 3 halaman

Peluang Windy Raih Perak

Foto: Windy Cantika Raih Perunggu di Cabor Angkat Besi, Indonesia Dapat Medali Pertama
Windy Cantika Aisah yang turun di nomor 49kg putri cabang olahraga angkat besi berhasil meraih medali perunggu serta medali pertama bagi Indonesia lewat total angkatan 194 kg. (Foto: AP/Luca Bruno)

Hasil tes diprediksi akan keluar paling lambat malam ini waktu Tokyo. Jika Hou Zhihui dinyatakan positif doping, Windy Cantika bisa meraih perak.

"Jika sudah ada hasilnya panitia mengumumkan. Kami posisinya menunggu saja, belum tahu juga zatnya apa," sambung Dirja.

"Windy sudah tahu soal ini. Kalau memang rezekinya (dapat perak) pasti nanti dapat," katanya memungkasi.

Adapun kalungan medali emas Hou Zhihui akan berpindah ke leher lifter India, Mirabai Chanu. Sementara medali perunggu bakal didapatkan Wan Ling Fang.

3 dari 3 halaman

Video

Lanjutkan Membaca ↓
3 Gol Terbaik BRI Liga 1, Salah Satunya Tendangan Spektakuler Irsyad Maulana