Cara Membersihkan Kamar Penyitas COVID-19, Patut Diperhatikan

Oleh Hanif Sri Yulianto pada 31 Jul 2021, 16:20 WIB
Diperbarui 31 Jul 2021, 16:20 WIB
Ilustrasi kamar tidur
Ilustrasi kamar tidur. (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Bola.com, Jakarta - Cara membersihkan kamar pribadi penyitas COVID-19 setelah menjalani isolasi mandiri patut dipahami oleh anggota keluarga. Pasalnya, kamar pribadi tersebut masih bisa menjadi sarana penularan COVID-19.

Membersihkan kamar tidur yang digunakan sebagai area isolasi mandiri harus cermat. Gunakan produk disinfektan dan lakukan pembersihan secara rutin.

Apabila Anda atau anggota keluarga di rumah yang positif COVID-19 sudah dinyatakan sembuh, membersihkan kamar tidur harus tetap dilakukan dengan menerapkan protokol dan standar kesehatan.

Berikut cara membersihkan kamar pribadi penyitas COVID-19 setelah isolasi mandiri, dilansir dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), Sabtu (1/8/2021).

2 dari 2 halaman

Cara Membersikan Kamar Penyitas COVID-19

Ilustrasi kamar
Ilustrasi kamar. (dok. pexels.com/Pixabay)

1. Apabila pengidap COVID-19 dipindahkan ke rumah sakit atau meninggal, kamar maupun seluruh yang pernah ditempati atau digunakan pengidap harus dibersihkan dengan saksama.

Pembersihan termasuk pegangan pintu, tombol lampu, permukaan meja, kursi, permukaan samping tempat tidur, tutup lampu duduk, telepon, keyboard laptop, toilet, wastafel, dan lain sebagainya.

2. Sebelum membersihkan ruangan, pastikan pekerjanya menggunakan alat pelindung diri yang benar, termasuk masker, sarung tangan karet sekali pakai, dan alas kaki tertutup.

3. Apabila permukaan benda atau lantai kotor, bersihkan dengan detergen atau air dan sabun sebelum disinfeksi.

4. Apabila ada tumpukan bekas kotoran, seperti bekas muntahan atau kotoran, tutup dengan bahan yang menyerap seperti tisu dapur, lalu tuangkan cairan disinfektan sampai seluruh area tertutup dan tunggu beberapa saat. Singkirkan sampai bersih dan tuang cairan disinfektan pada bekas kotoran tersebut.

5. Pastikan tidak ada orang yang keluar masuk saat area tersebut dengan dibersihkan hingga proses selesai. Bila perlu pasang tulisan berupa larangan masuk.

6. Pastikan ventilasi cukup dengan membuka jendela dan pintu selama proses pembersihan.

7. Gunakan alat kebersihan, seperti sikat, penjepit, dan lain sebagainya. Setelah dipakai, buang dalam plastik, tutup rapat bersama APD, masker dan sarung tangan proses dekontaminasi.

8. Hindari membersihkan dengan menggunakan air dan semprotan bertekanan tinggi yang bisa menimbulkan aerosol (embun) yang dapat membawa virus dan menimbulkan penularan.

9. Setelah semua selesai, biarkan ruangan/rumah terbuka sampai lantai kering.

 

Sumber: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC)

Yuk, baca artikel cara lainnya dengan mengikuti tautan ini.

Lanjutkan Membaca ↓
Nominasi Ballon d'Or dari Liga Inggris