Malaysia Sebut Filipina Memanfaatkan Status Tuan Rumah untuk Jadi Juara Umum SEA Games 2019

Oleh Zulfirdaus Harahap pada 02 Nov 2019, 07:00 WIB
Diperbarui 02 Nov 2019, 07:00 WIB
SEA Games 2019
Logo SEA Games 2019 di Filipina. (Bola.com/Dok. VFF)

Bola.com, Kuala Lumpur - Mantan Sekretaris Dewan Olimpiade Malaysia (OCM), Datuk Sieh Kok Chi, membuat pernyataan kontoversial menjelang penyelenggaraan SEA Games 2019. Datuk Sieh Kok Chi menyebut, Filipina akan melakukan segala cara untuk menjadi juara umum.

Bukan rahasia bila SEA Games menjadi pesta olahraga penggembira tuan rumah. Tak jarang, negara yang menjadi tuan rumah selalu menjadi juara umum.

Hal itu terakhir diraih Malaysia ketika menggelar SEA Games ke-29. Malaysia keluar sebagai juara umum dengan raihan 145 medali emas dari jumlah 404 yang diperebutkan. Berkaca pada hal itulah, Datuk Sieh Kok Chi tak ragu menyebut hal yang sama akan dilakukan Filipina pada SEA Games 2019.

"Filipina secara alamiah akan menjadi juara. Kemudian Thailand, Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura akan berjuang untuk peringkat kedua sampai keenam," kata Datuk Sieh Kok Chi dalam postingan Facebook-nya seperti dikutip media Filipina, ABS-CBN, Jumat (1/11/2019).

Menurut Datuk Sieh Kok Chi, Filipina akan menggunakan strategi yang sama pernah dilakukan Malaysia. Contohnya adalah meningkatkan jumlah nomor dalam cabang olahraga unggulan dan menghapus nomor atau cabang olahraga yang tak punya peluang juara.

"Ketika menjadi tuan rumah, Malaysia memiliki keunggulan tertentu yang dimaksimalkan oleh panitia. Misalnya, meningkatkan jumlah nomor pada cabang olahraga menyelam dari 8 menjadi 13, balap sepeda track dari 8 menjadi 13, Pencak Silat dari 14 menjadi 20," ujar Datuk Sieh Kok Chi.

Namun, Datuk Sieh Kok Chi menyebut Malaysia sukar untuk menjadi juara pada SEA Games 2019. Hal ini terjadi karena beberapa nomor dan cabang olahraga unggulan ada yang dikurangi dan dihapus oleh Panitia Penyelenggara SEA Games Filipina (PHILSGOC).

"SEA Games ke-30 memiliki beberapa catatan miring seperti diving yang hanya empat nomor, balap sepeda track yang dihapus, Pencak Silat yang dikurangi dari 20 menjadi 9 nomor. Kontingen Malaysia telah kehilangan 50 medali emas karena banyak nomor yang tidak dimasukkan," tegas Datuk Sieh Kok Chi.

2 dari 2 halaman

Indonesia Bidik 45 Medali Emas

Atlet lontar martil, Rafika Putra
Atlet lontar martil, Rafika Putra, melakukan latihan jelang SEA Games 2019 di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (9/9). Pria berusia 20 tahun ini menargetkan medali emas pada debutnya di SEA Games. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kontingen Indonesia rencananya akan mengirim 773 atlet dari 45 cabang olahraga pada SEA Games 2019. Pemerintah menargetkan Kontingen Indonesia membawa pulang 45 medali emas.

Target tersebut lebih tinggi dari edisi 2017. Pada SEA Games ke-29 yang digelar di Malaysia itu, Indonesia finis di peringkat keempat dengan raihan 38 medali emas.

Lanjutkan Membaca ↓