Target Realistis yang Dibidik Kontingen Indonesia di SEA Games 2019

Oleh Harley.Ikhsan pada 26 Nov 2019, 05:30 WIB
Diperbarui 27 Nov 2019, 23:17 WIB
Logo SEA Games 2019

Jakarta - SEA Games 2019 sebentar lagi resmi dibuka. Kali ini Filipina bertindak sebagai penyelenggara pesta olahraga Asia Tenggara dua tahunan tersebut.

Menurut jadwal, pembukaan SEA Games 2019 bakal berlangsung di Philippine Arena, Bulacan, Filipina, Sabtu (30/11/2019).

Menengok ke belakang, Indonesia baru masuk dan mengikuti ajang ini pada 1977. Awalnya kompetisi bernama Southeast Asian Peninsular Games (SEAP Games) dan hanya diikuti negara pelopor yakni Thailand, Singapura, Malaysia, Laos, Vietnam, serta Kamboja.

Meski tidak masuk gelombang pertama, Indonesia langsung menusuk ke papan atas perolehan medali. Tanah Air juag diperhitungkan karena beberapa kali mampu meraih juara umum.

Dari 21 partisipasi sejak 1977, Indonesia sudah 10 kali berjaya dengan rincian pada 1977, 1979, 1981, 1983, 1987, 1989, 1991, 1993, 1997, dan 2011.

Menatap SEA Games 2019 di Filipina, Indonesia berusaha kembali ke posisi teratas. Pasalnya, sejak terakhir kali berkuasa pada 2011, Tanah Air terlempar dari tiga besar. Di 2017, Indonesia bahkan terdampar di urutan lima.

2 dari 2 halaman

Target Realistis

SEA Games 2019
SEA Games 2019 di Filipina. (Bola.com/Dok. VFF)

Namun, Kementerian Pemuda dan Olahraga mengaku ingin realistis. Menpora Zainudin Amali menyatakan telah membicarakan revisi target perolehan medali dengan Chief de Mission kontingen Indonesia Harry Warganegara.

"Perkiraan yang sudah dilaporkan ke kami sekitar 50-an emas, tapi kita diskon lagi setelah ada margin of error. Kita tahu faktor tuan rumah memainkan peran. Hal-hal non-teknis yang tak kita duga atau perkirakan sebelumnya itu bisa muncul di lapangan nanti," kata Zainudin kepada wartawan.

Menpora juga tidak berani menjamin Indonesia bakal menjadi juara umum. Sebab, meningkatkan performa dari posisi lima ke satu bukan pekerjaan mudah.

"Atlet-atlet sudah dipersiapkan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan ada harapan," katanya.

Indonesia mengirimkan 841 atlet, yang komposisinya 60 persen atlet muda dan 40 persen atlet senior, untuk mengikuti 51 cabang dari total 56 yang yang dipertandingkan di Filipina.

"Kalau ditanya target, pertama kita mau lebih baik dari SEA Games 2017 di Kuala Lumpur. Kita waktu itu di peringkat lima," ungkap Menpora.

 

Sumber asli: Liputan6.com

Disadur dari: Liputan6.com (Harley Ikhsan/Achmad Yani, Published 25/11/2019)

Lanjutkan Membaca ↓