Ada Kemiripan Perjalanan 10 Tahun Silam, Sejarah Pahit Vietnam di Final SEA Games Terulang Lagi?

Oleh Aning Jati pada 09 Des 2019, 15:45 WIB
Diperbarui 09 Des 2019, 15:45 WIB
Timnas Vietnam U-22
Timnas Vietnam U-22 meraih kemenangan dramatis atad Timnas Indonesia U-22 pada laga lanjutan Grup B SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12/2019). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Vietnam akan melakoni partai final keenam di SEA Games. Sebelum SEA Games 2019, Vietnam telah lima kali bermain di laga puncak pesta olahraga negara-negara di kawasan Asia Tenggara ini pada 1995, 1999, 2003, 2005, dan 2009.

Sementara ketika masih di era Peninsular Games, Vietnam yang kala itu masih bernama Vietnam Selatan, tampil pada final tahun 1959, 1967, dan 1973.

Dari total delapan kali bermain di partai puncak (Peninsular Games dan SEA Games), Vietnam baru satu kali merebut medali emas (edisi 1959), sisanya berujung medali perak.

Jelang pertemuan kontra Timnas Indonesia U-22 di final SEA Games 2019, yang jadi final keenam Vietnam di era SEA Games, ada catatan yang diungkap media Vietnam, Phapluat.

Artikel itu mengulas bagaimana Timnas Vietnam U-22 saat ini memiliki kesamaan perjalanan dengan yang dilakoni skuat yang berhasil tampil di laga final SEA Games 2009.

Menariknya, catatan yang ditorehkan 10 tahun itu berujung kegagalan merebut medali emas karena seperti diketahui, Vietnam kalah 0-1 dari Malaysia di partai final SEA Games 2009 yang berlangsung di Vientiane, Laos (17/12/2009) tersebut.

Kesamaan perjalanan SEA Games 2009 dan 2019 di antaranya sebagai berikut:

Pada penyisihan grup, Vietnam yang tergabung di Grup A bersama Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Timor Leste, mampu menekuk Malaysia 3-1 dan menang telak 1-6 atas Kamboja.

Pada SEA Games 2019, Vietnam juga menang telak atas Kamboja, 4-0, namun di babak semifinal. 

Kemudian, Malaysia dan Vietnam kembali bertemu di final SEA Games 2009, setelah mengatasi perlawanan musuh di laga semifinal. Kali ini, Vietnam menyerah 0-1, yang menjadikan Malaysia merebut medali emas.

Sementara, Vietnam kembali bertemu Indonesia di final, yang merupakan pengulangan perjumpaan di fase penyisihan grup layaknya dengan Malaysia di SEA Games, 10 tahun lalu.

2 dari 2 halaman

2 Kemiripan Lain

Nguyen Hoang Duc (Timnas Vietnam U-22)
Pencetak gol kedua ke gawang Timnas Indonesia U-22, Nguyen Hoang Duc, saat laga kontra Vietnam di Stadion Rizal Memorial, Manila (1/12/2019). (Bola.com/Dok. VFF)

Persamaan lain, Vietnam tampil di final SEA Games 2009 dibarengi dengan status timnas senior sebagai juara Piala AFF 2008. Sama halnya sekarang, Timnas Vietnam senior berstatus juara Piala AFF 2018.

Satu lagi, sebelum tampil di final SEA Games 2009, timnas putri Vietnam lebih dulu merebut emas. Persis seperti SEA Games 2019, di mana Vietnam juga meraih emas setelah mengalahkan Thailand 1-0 di laga final yang berlangsung di Rizal Memorial Stadium, Manila, Minggu (8/12/2019).

Ketika SEA Games 2009, muncul asa mengawinkan medali emas dari cabang olahraga sepak bola putra dan putri. Namun, ambisi itu kandas setelah tim putra kalah dari Malaysia, satu hari setelah final sepak bola putri.

Vietnam tentu kembali berharap bsa menyandingkan gelar juara dari cabor sepak bola putra dan putri SEA Games 2019. Atau, kejadian 10 tahun itu yang akan terulang lagi dan medali emas jatuh ke Indonesia?

 

Pembaca Bola.com bisa menikmati sajian liputan eksklusif SEA Games 2019 Filipina dengan mengklik tautan ini.

Lanjutkan Membaca ↓