Real Madrid Masih Kesal Gagal Boyong Mbappe

Oleh Jonathan Pandapotan Purba pada 17 Agu 2018, 18:36 WIB
Diperbarui 19 Agu 2018, 18:14 WIB
Tanpa Neymar, Ini 10 Kandidat Pemain Terbaik FIFA 2018

Jakarta Wakil Presiden AS Monaco, Vadim Vasilyev memiliki fakta tersembunyi soal Kylian Mbappe. Dia mengatakan, Real Madrid masih kecewa karena melepas Kylian Mbappe ke Paris Saint-Germain (PSG).

Monaco bersedia melepas Mbappe pada 2017. Saat itu, tanda tangan pemain 19 tahun itu diperebutkan oleh dua raksasa, yakni Real Madrid dan PSG.

Sang pemain awalnya terlihat bakal merapat ke Santiago Bernabeu. Real Madrid terus melakukan pendekatan intens kepada Mbappe. Namun, PSG kemudian menikung dengan tawaran 180 juta euro (sekitar Rp 2,9 triliun).

Pada akhirnya, pahlawan Prancis di Piala Dunia 2018 itu merapat ke Parc des Princes.

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

 

2 of 3

Komentar Vasilyev

Vadim Vasilyev
Wakil Presiden AS Monaco Vadim Vasilyev (tengah). (AFP/Valery Hache)

 

“Kedua klub ini adalah teman. Saya telah berbicara dengan Presiden Real Madrid Florentino Perez dan setiap kali dia melihat saya, dia selalu menyalahkan saya karena tidak menjual Mbappe kepada dirinya,” kata Vasilyev kepada RMC Sport.

Bersama PSG, Mbappe tampil dalam 46 pertandingan di semua kompetisi musim lalu. Ia menyumbangkan 21 gol dan 15 assist.

3 of 3

Lepas Lemar

Vasilyev juga menyinggung soal keputusan klubnya menjual Lemar ke Atletico Madrid di bursa transfer ini. 

"Lemar baru saja pergi dan saya berharap yang terbaik untuknya, bersama dengan semua orang lain di Monaco, karena kami telah menyimpan persentase yang signifikan dari transfer dia berikutnya!" Vasilyev menambahkan.

Lanjutkan Membaca ↓